"Perubahan terjadi karena adanya suatu gerakan atau tindakan yang kita lakukan, bukan karena suatu kebetulan"
"IKRAFEO membantu anda untuk membuat suatu perubahan agar terjadi perbaikan yang membawa kita pada suatu keselarasan hidup "

Investasi Emas Lebih Menguntungkan

Sudah tidak jamannya lagi membawa emas kemana - mana, kemajuan teknologi membantu dan mempermudah kita dalam berbisnis emas.

Tempat beriklan yang cocok untuk bisnis anda

pasang iklan anda disini untuk mendapatkan pegunjung yang lebih banyak dari berbagai wilayah di Indonesia dan berbagai negara di belahan dunia untuk melihat produk-produk anda.

Pasang iklan disini sesuai dengan kebutuhan anda

Anda dapat memasang iklan sesuai dengan budget yang anda miliki.

Perumahan Permata Green Residence

Rumah minimalis dengan gaya metropolis, dapatkan segera, Unit terbatas "Hanya 21 Unit".

Aneka Jajanan Cokelat Lezat

Lihat produk cokelat dari kami, khusus bagi anda penggemar kuliner cokelat.

Jumat, 31 Desember 2010

Seminar Kangker Serviks

Acara keputrian IKRAF bulan desember ini adalah acara penutup di tahun ini, mereka mengadakan seminar tentang bahayanya kanker serviks bagi perempuan. Seminar ini dihadiri oleh puluhan santri wanita dari berbagai macam pengajian anak muda yang berada disekitar wilayah kecamatan pamulang. Diantaranya adalah: IKRAF (Benda Baru), IKRABA(Villa Dago), IRMAL(Pondok Benda) dan lain-lain.

seminar ini diawali dengan pembukaan yang dibuka oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, kemudian sambutan oleh Ketua IKRAF dan Ketua Keputriannya, lalu dilanjutkan dengan games sebagai hiburan pembuka oleh David Choiruddin selaku KK Pembina IKRAF, lalu dilanjutkan dengan acara inti yang diisi dengan seminar penjelasan tentang kangker serviks oleh beberapa Dokter-Dokter undangan yang kemudian dilanjurtkan dengan sesi tanya jawab, selanjutnya acara pembagian hadiah games dan terakhir ditutup dengan Doa penutup yang menandakan acara seleasai pada siang hari itu bertepatan dengan waktu Dzuhur.


Senin, 06 Desember 2010

angka cantik pengunjung ikrafeo blog


ini angka cantik sebelumnya




Jumat, 26 November 2010

berita seputar politik dan gayus tambunan

Medium
27/11/2010 08:30 | politik
Fraksi Demokrat menggelar raker selama 2 hari di Hotel Crown. Tapi Presiden SBY, Wakil Presiden Boediono sampai jajaran menteri-menteri dijadwalkan memberi briefing.
Medium
27/11/2010 08:00 | parlemen
Dugaan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum menggiring Gayus Halomoan P Tambunan, pergi ke Bali dengan muatan politis kian bergulir.
Medium
27/11/2010 07:30 | hukum
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Riyanto mengatakan pihaknya masih mencari informasi dugaan korupsi IT di tubuh Garuda Indonesia.
Medium
27/11/2010 07:04 | hukum
Kongres Persatuan Alumni (PA) GMNI digelar di Surabaya dibuka Wakil Presiden Boediono yang sebelumnya menjadi sasaran demo skandal Century. GMNI sudah mandul?
Medium
27/11/2010 06:00 | hukum
Denny Indrayana, sekretaris Satgas dirinya diperiksa Bareskrim Mabes Polri. Dia bilang, cuma mendengarkan keterangan dari Propam.

http://nasional.inilah.com/

6 Cara Menenangkan Bayi


Jumat, 26/11/2010 | 17:26 WIB

KOMPAS.com - Seringkah Anda merasa sudah melakukan semua hal supaya si kecil tenang, tapi tak ada hasilnya? Periksa popoknya, ternyata tidak basah. Disusui tidak mau, digendong tetap menangis, diletakkan di boks tambah rewel. Rasanya semua cara sudah dilakukan, tapi si kecil tetap tidak tenang. Apa yang harus dilakukan?

Sebelum membuat bayi tenang, Andalah yang harus tenang lebih dulu. Tenang atau tidaknya bayi dipengaruhi oleh tenang atau tidaknya sang ibu. Dua orang yang mempunyai ikatan batin yang kuat, emosi mereka cenderung bekerja secara paralel. Jika yang satu rileks, yang lain juga rileks. Jika yang satu tegang, yang lain juga tegang. Jika si kecil masih tetap rewel meski segala hal sudah Anda lakukan, jangan-jangan justru Anda yang "menularkan" rasa tidak tenang itu padanya.

Setelah Anda tenang, langkah selanjutnya adalah menenangkan sang bayi. Sebagai informasi, setiap hari bayi hanya menggunakan 7 persen waktunya untuk menangis. Jadi, orangtua tidak perlu panik, marah, atau menyalahkan diri sendiri saat bayi menangis. Semua bayi pasti menangis karena inilah cara baginya untuk berkomunikasi. Selain itu, lakukan beberapa hal berikut untuk membuat bayi tenang:

* Makan makanan yang menenangkan. Beberapa bahan makanan tertentu memberi efek menenangkan. Efek ini dapat juga ditularkan melalui ASI. Juga, secara emosi, bila Anda tenang, maka bayi ikut tenang. Bahan makanan yang menenangkan mencakup semua jenis buah; sebagian besar sayur-sayuran seperti bayam, wortel, kangkung; kacang-kacangan, gandum, produk susu, dan rempah-rempah. Kalau bayi sudah saatnya mendapat makanan pendamping ASI, berikan bahan-bahan tersebut. Untuk ibu dan ayah, hindari kopi atau teh dalam jumlah berlebihan, minuman bersoda, maupun makanan berbumbu tajam karena dapat memberi efek tidak tenang.

* Menggendong sambil mengayun-ayun. Gendonglah bayi dalam dekapan yang nyaman, lembut, tenang, dan kuat. Usahakan perut bayi bertumpu pada tubuh Anda, dan topanglah kepalanya. Lakukan gerakan mengayun dengan ritme teratur dan lembut, sambil merasakan betapa sayangnya Anda pada si kecil. Diayun-ayun mengingatkan bayi pada kondisi terayun-ayun di dalam rahim Anda. Lakukan ayunan kira-kira seirama detik jam. Terlalu cepat atau lambat malah membuat bayi sulit merasa rileks.

* Membedong longgar. Selama berada di dalam rahim, bayi mendapatkan kehangatan yang luar biasa, dan ia menyukainya. Untuk mempertahankan kondisi itu, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah membedongnya dengan ikatan yang disesuaikan agar tidak membuat bayi merasa terbelenggu. Membedong dengan kain yang hangat dan bersih akan membuat bayi merasa nyaman dan aman.

* Memberi tepukan, usapan, belaian, dan senandung yang menenangkan bayi. Umumnya bayi sangat suka ditepuk-tepuk, diusap, dan dibelai dengan lembut dan teratur. Sentuhan berirama akan membuatnya merasa rileks.

* Mengulang-ulang ritual menyenangkan. Anda bisa mengulang-ulang ritual yang sama untuk menenangkan bayi, apakah dengan memijat tubuhnya, menepuk, mengusap, atau menyetel musik yang tenang. Lakukan juga ritual tersebut setiap menjelang tidur, seperti meredupkan lampu, membersihkan tubuhnya, mengganti bajunya dengan setelan untuk tidur, sehingga lama-lama bayi akan mengenalinya sebagai ritual menjelang tidur.

* Pijat bayi. Pijat bayi terbukti mampu membuat bayi lebih tenang sepanjang hari. Caranya, gunakan sedikit minyak atau losion bayi, usapkan ke punggung bayi secara lembut, lalu ke paha, tangan, kaki, dada. Perhatikan reaksinya, bila bayi tenang, berarti ia menyukainya. Sebaliknya, segera hentikan kalau bayi malah menangis, karena bisa jadi saat itu bukanlah waktu yang tepat untuk memberikan pijatan.

(Tabloid Nakita/Marfuah Panji Astuti)




Editor: Dini

4 Rahasia Orang yang Jarang Sakit

4 Rahasia Orang yang Jarang Sakit
Jumat, 26/11/2010 | 17:02 WIB

KOMPAS.com — Di antara rekan-rekan kerja Anda, pasti ada orang yang sering sakit. Entah itu flu, diare, meriang, maag, atau apalah.... Rasanya sakit menjadi salah satu sahabatnya. Tetapi, ada juga orang yang terlihat selalu fit dan tak pernah sakit. Ia tidak pernah masuk angin, bersin, atau radang tenggorokan. Orang ini tak pernah absen selama masa kerjanya yang 10 tahun. Pasti Anda ingin tahu apa resepnya agar selalu fit.

Dalam bukunya, The Secrets of People Who Never Get Sick, Gene Stone memaparkan hasil risetnya mengenai apa yang menyebabkan seseorang bisa selalu sehat. Menurutnya, ada beberapa hal mengejutkan yang bisa kita lakukan untuk mengusir penyakit dan infeksi.

1. Mandi air dingin
Banyak orang yang takut mandi air dingin, bahkan khawatir akan gampang masuk angin bila mandi tanpa air hangat. Tetapi, menurut Stone, penelitian menunjukkan bahwa mandi air dingin bisa membantu meningkatkan jumlah sel-sel darah putih. Sel-sel darah putih ini bisa membantu mengusir penyakit dari tubuh Anda.

2. Mengunyah bawang putih mentah
Pilih mana, napas Anda dibilang bau bawang atau sehat? Sekali lagi Stone menunjukkan hasil penelitian, di mana bawang putih disebut memiliki senyawa antimikroba yang kuat, yang bisa membantu Anda tetap sehat. Agar napas Anda tidak terlalu beraroma bawang putih, geprek bawang lebih dulu, lalu telan semuanya dengan menggunakan satu sendok teh saus apel.

3. Minum air panas yang diberi ragi bir
Seperti apa rasanya? Hm... perlukah dibahas lebih lanjut? Yang pasti, ramuan ini telah terbukti mampu mengusir virus influenza, diare, dan infeksi saluran pernapasan.

4. Hanya minum minuman panas
Misalnya, air hangat yang diberi perasan jeruk, teh, kopi, atau apa pun yang disajikan hangat atau panas. Minum lebih banyak cairan panas selama musim flu bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.


DIN

Editor: Dini

Sumber: Glamour

Siswa Korban Tsunami Belum Bisa Sekolah

Jumat, 19 November 2010 | 17:51 WIB
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Anak kembar, Nila dan Lili (4) membawa buah kelapa untuk mereka minum airnya dari pohon kelapa di sekitar reruntuhan bangunan yang tersapu tsunami di Kampung Tumalei, Desa Silabu Kecamatan Saumanganya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Minggu (31/10/2010). Warga meminum air kelapa sementara bantuan air bersih belum tiba. Mereka pun masih menggunakan air kotor karena sulitnya mendapatkan air bersih untuk kebutuhan MCK.

MENTAWAI, KOMPAS.com - Sebagian besar pengungsi anak-anak korban tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, belum bisa masuk sekolah. Hampir sebulan pascatsunami, mereka masih tinggal di tenda-tenda pengungsian yang tersebar di sejumlah lokasi dengan kondisi serba darurat, termasuk urusan makan dan minum yang kurang.

Saya belum bisa masuk sekolah. Semua buku pelajaran dan seragam sekolah hilang.
-- Ardi Agustinus

"Saya belum bisa masuk sekolah. Semua buku pelajaran dan seragam sekolah hilang. Saya juga masih harus mengungsi bersama saudara-saudara," kata Ardi Agustinus (19), murid kelas 3 Sekolah Menengah Atas 1 Sikakap yang mengungsi di Kilometer 37 Pulau Pagai Selatan, Jumat (19/11/2010).

Ayah, ibu, dan seorang saudara Ardi tewas dalam bencana tsunami yang menerjang Dusun Purourougat, Senin (25/10/2010). Kini ia tinggal bersama tiga saudaranya yang selamat di pengungsian.

Terganggunya proses pembelajaran, tidak saja dialami murid yang dusunnya tersapu tsunami. Namun murid-murid lain yang dusunnya tak terdampak tetapi sekolahnya diterjang tsunami pun mengalami persoalan serupa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Syaiful Jannah, menyatakan, sekolah negeri di Pulau Pagai Selatan dan Pulau Pagai Utara sempat libur beberapa hari pascatsunami. Namun sekarang, sekolah yang tak terkena tsunami sudah diaktifkan lagi meskipun kegiatan pembelajaran belum normal.

Penulis: FX. Laksana Agung S | Editor: I Made Asdhiana

Obama Didoakan Jadi Mualaf oleh Neneknya

Selama menunaikan ibadah haji
Obama Didoakan Jadi Mualaf oleh Neneknya
Jumat, 26 November 2010 | 08:23 WIB
Nenek Presiden AS Barack Obama menaikkan doa agar cucunya ini menjadi mualaf saat menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah

KOMPAS.com - Nenek Presiden AS Barack Obama menaikkan doa agar cucunya ini menjadi mualaf saat menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah.

"Aku berdoa agar cucuku, Barack, menjadi mualaf," kata Sarah Omar (88) yang berasal dari Kenya dalam wawancaranya dengan harian Al-Watan Saudi di Jeddah setelah menunaikan ibadah haji. Harian itu melaporkan Omar menunaikan ibadah haji bersama dengan putranya atau paman Obama, Saeed Hussein Obama, serta 4 cucunya.

Dalam wawancaranya, Omar menjelaskan hanya akan berbicara soal ibadah haji dan tidak ingin mengomentari kebijakan politik Obama. Keluarga nenek Obama ini mendapatkan jamuan khusus dari pemerintah Arab Saudi saat menjalankan ibadah haji.

Hasil sejumlah jajak pendapat di AS Agustus lalu menunjukkan satu dari lima warga AS yakin apabila Obama adalah seorang Muslim. Namun, Gedung Putih membantahnya dengan menekankan pemimpin AS itu sebagai umat Nasrani yang taat beribadah.

The Daily Mail
Sumber :
Penulis: Jimmy Hitipeuw | Editor: Jimmy Hitipeuw

Keperawanan dijaul 1 koma 5 jeti

Sabtu, 27 November 2010 | 05:35 WIB
SURYA.co.id/sugiharto
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Anom Wibowo (kiri), memintai keterangan pada tersangka human trafficking di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (26/11/2010). Tersangka ditangkap setelah polisi menyamar jadi pembeli.

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang bibi menjual kegadisan keponakannya, FI (15) yang masih duduk di bangku SMP di Surabaya seharga Rp 1,5 juta. SA (30) inisial bibi tersebut, warga Jalan Kenjeran Surabaya, berdalih butuh biaya menebus ijazah keponakannya itu yang masih tertahan di sekolah.

Karena dibujuk rayu, akhirnya FI bersedia "dijual" kepada hidung belang. Ayah FI seorang pekerja serabutan yang tak tentu penghasilannya, sedangkan ibunya menjadi TKW di luar negeri. Mereka tergolong keluarga miskin.

Semula, SA bibinya itu bertemu SAR di sebuah rumah makan cepat saji kawasan jalan raya Darmo. Kemudian terjadi kesepakatan terkait harga kegadisan FI yang selanjutnya dibawanya ke hotel menemui seorang pria.

Sudah begitu, FI yang harus melayani 3 pria hidung belang di hari pertamanya, justru uangnya dinikmati oleh SA.

Polisi yang menerima laporan masyarakat terkait adanya remaja jadi korban transaksi seksual, segera menyelidikinya. Tak berapa lama polisi berhasil menggerebek keberadaan SAR dan SA yang sedang mencari pelanggan untuk FI.

"Awalnya disepakati antara tersangka dan korban hasilnya dibagi dua. Tapi sampai tiga kali kencan, uang milik korban tak diberikan denga alasan disimpan bibinya," papar Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Wiwik Setyaningsih.

"Kami menangkap seorang wanita setelah terbukti menjual keponakannya yang masih duduk di bangku SMP" ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Anom Wibowo di Surabaya, Jumat (26/11).

Akibat perbuatan yang dilakukannya, kedua tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 2 Jo 17 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 dan/atau Pasal 88 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 506 KUHP.

ANT
Sumber :
Editor: yul

Berani Makan Pedas

Sabtu, 27 November 2010 | 05:45 WIB

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

Sejumlah pengunjung mengikuti lomba makan Indomie Pedas Mampus, di Warung Abang Adek, Tomang, Jakarta Barat, Kamis (25/11/2010). Peserta harus menghabiskan satu porsi Indomie yang dicampur cabe seperempat kilogram secepat mungkin untuk mendapatkan satu buah handphone Bold dan uang tunai.

JAKARTA, KOMPAS.com - Peluh bercucuran, muka merah bak kepiting rebus, dan air mata merebak. Para peserta sibuk bertanding sementara sorakan penonton membahana memberi semangat. Jangan salah sangka, ini bukan pertandingan gulat ataupun panco. Tapi lomba makan Indomie pedas mampus.

Indomie-nya biasa, tapi pedas bangetnya itu. Yang paling terkenal yang pedas mampus.
-- Yudi Setiawan

Sepedas apa indomie yang dilombakan? Coba bayangkan satu porsi Indomie goreng dengan seperempat kilogram cabai. Seperempat kilogram sekitar hampir 150 buah cabai! Pedasnya memang benar-benar mampus. Cara pembuatannya, pertama-tama cabai-cabai ini diulek. Lalu Indomie goreng diaduk dalam cabai yang sudah halus tersebut. Sekilas isi piring hanya tampak cabainya saja dengan warna merah menyala dan aroma pedas menyengat.

Warung Abang Adek yang terletak di Jl. Mandala Utara No. 8, Grogol Petamburan, Jakarta Barat ini pun padat dengan penonton yang ingin menyaksikan perlombaan, Jumat (25/11/2010) malam. Menu Indomie pedas mampus memang menu andalan Warung Abang Adek. Warung ini menyajikan Indomie dengan 5 level kepedasan. Level paling tinggi tentu saja Indomie Pedas Mampus. Lomba ini merupakan hasil kerjasama www.doyanmakan.com dengan Warung Abang Adek.

Menurut Yudi Setiawan, ketua penyelenggara dari www.doyanmakan.com, Warung Abang Adek ini sangat unik dan ramai pengunjung yang doyan pedas. "Indomie-nya biasa, tapi pedas bangetnya itu. Yang paling terkenal yang pedas mampus," kata Yudi.

Para peserta wajib menghabiskan Indomie, tapi tidak perlu menghabiskan cabainya. Peserta pertama yang berhasil menghabiskan Indomie keluar sebagai juara. Lomba terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama khusus untuk perempuan. Melda (34) memenangkan juara pertama. Ia berhasil menghabiskan Indomie dalam waktu 48 detik.

Sementara sesi kedua khusus untuk laki-laki, juara pertama adalah Anto (40). Hanya dalam waktu kurang dari 20 detik, Indomie di hadapan Anto ludes. "Pedas banget sampai gemetaran. Tadi makan sampai keselek dan masuk hidung karena makan buru-buru," cerita Melda.

Melda tertarik ikut lomba karena hadiahnya berupa handphone dan uang tunai Rp 500.000. Ia memang doyan pedas dan sebelumnya pernah makan Indomie pedas Warung Abang Adek tapi yang level 3, yaitu Indomie Garuk yang memakai 50 cabai.

Saat ditanya apakah ia akan ikutan lagi jika ada lomba serupa, sambil tertawa Melda menjawab bahwa ia sudah kapok.

Lucunya saat sesi laki-laki ada peserta yang saking semangatnya makan Indomie menggunakan tangan layaknya sedang makan nasi. Belum lagi, komentar-komentar kocak dari penonton yang menggoda peserta untuk siap-siap ke toilet setelah kelar acara.

Melda memang mengakui hanya dalam waktu beberapa menit setelah lomba usai, perutnya sudah mulai mulas. Sementara itu, peserta laki-laki setelah usai lomba banyak yang langsung berjongkok di depan warung seakan-akan sedang nongkrong santai. Tapi tampak dekat, mereka sibuk memegang perut.

Sebagian peserta yang mengikuti lomba ini merupakan pelanggan Warung Abang Adek. Yudi awalnya tidak menyangka lomba akan seramai itu. Karena promosi hanya dalam waktu dua minggu, bahkan saat minggu pertama yang mendaftar baru tiga orang. Lomba ini pun rencananya akan diadakan rutin. "Mungkin tiga bulan sekali," terang Yudi.

Jadi persiapkan diri Anda dan uji keberanian lidah Anda di lomba makan Indomie Pedas Mampus berikutnya.

Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F | Editor: I Made Asdhiana

konser musik islam atau rock

Sholat Berjamaah di tengah acara


Disela-sela Konser Musik Metal Merekapun Sholat Berjamah
pada tanggal 16 oktober kemarin digelar acara "URBAN GARAGE FESTIVAL 2" yang hampir seluruhnya diisi oleh Band2 lokal yang beraliran underground (CADAS) dari metal, punk, hardcore dll. Dan ketika waktu sholat isya telah tiba mereka (pengisi acara dan penonton) melaksanakan sholat isya berjama'ah...'SUBHANALLAH', Selera musik boleh Keras tapi masih inget sama TUHAN.

Kamis, 11 November 2010

Kumpulan Piala IKRAF

foto-foto piala ikraf yang telah didapat













Rabu, 03 November 2010

belajar tajwid tingkat pemula


ini link buat kalian yang ingin belajar ilmu tajwid agar lancar membaca Al-Qur'an

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=109754932424829&set=a.109754915758164.11832.100001709690020#!/album.php?aid=11832&id=100001709690020



semoga dapat membantu anda mempelajari cara membaca ilmu al-qur'an dengan cepat dan mudah dan bermanfaat bagi dunia dan akhirat kita.

amin....

Senin, 18 Oktober 2010

Loker oktober 2010

Lowongan pekerjaan minggu ini oktober 2010.

samoga dapat membantu anda yang membutuhkannya ;-)

Butuh segera: Teknisi Komputer untuk bekerja di perguruan tinggi
Jl. Jembatan 5 No. 19-25 Tlp (021) 63851942


Butuh Segera: Teknisi LAN, SMA atau D3, Umur maksimal 28tahun.
Kedoya Center Blok B 7-8 Jl.Pejuangan 1 Jakarta Barat


Butuh segera : ticketing Wanita
Hub: 2664-7260, 70282832, 0815 8220 067 Jakarta Pusat.
NUANSA TOUR


Butuh Pria atau Wanita untuk restoran seafood dan kasir
kirim CV ke Jl.Pluit kencana raya No. 39 jakarta Utara.


Bimbel Maestro butuh cepat pengajar SMP : math/ IPA/IPS/Bahasa. maksimal s1
tlp 7521470 (depok) 7490684(pamulang) 7546590 (cinangka) 55377912 (tangerang) 7307976 (ciledug)


bimbel di BSD dan bintaro, butuh tutor Fisika, ekonomi (tetap), B.indonesia, english, kimia (lepas)
Gaji 2,75Jt untuk tahun pertama.
CV ke adinur28@yahoo.co.id


Butuh pria dan Wanita untuk restoran jepang
KASIR
RECEPTIONIs
KOKI
WAITERS
Jl. Jendral Sudirman Kav.1 Wisma BNI 46 Lt.dasar
FONZU RESTAURAN ( Jakarta Pusat)


Butuh Parttime english drawing teacher, and mandarin teacher for Gading serpong street.
08999 1061 33

Butuh ADM sales, wanita min SMA, Komunikatif, Single.
Umur Maksimal 28.
Lamaran Langsung ke PT. CIWANGI BERLIAN MOTOR.
Jl.Sultan Iskandar Muda Kav.77 - 78 Jakarta Selatan.
Up: Ibu Sri.

Butuh guru bimbel TK - SD wanita, domisili TAngerang.
Lamaran ke Poris Paradise 3 Blok B5/1 Tangerang 15418

BUtuh Insinyur untuk side manager menguasai Word, excel, Auto CAD,
Fax CV ke 021 72798634

Asisten guru, wanita lulusan Fak. MIPA, Matematika/Fisika
lamaran kanto saphire 25 grand itc permata hijau JAKSEL

Assisten teacher require for international pre school west jakarta
contact: 5818258

Assisten Parttime kursus MTk dan Inggris, wanita pendidikan minimal D1. Suka anak anak , teliti.
Kirim ke gedung suara pembaharuan, Lt.2 Blok B1.
Jl.dewi sartika No.123 Cawang JAKTIM Tlp. 8088 8028 / 8088 8029.

Butuh segera Markering FUll or parttime, Pria atau wanita maksimal 30 tahun. STM
pengalaman bidang listrik atau lampu, relasinya luas,support pria atau wanita, maksimal 30 tahun.
minimal STM atau D3. Pengalaman listrik dan presentasi produk
CV Belleza permata hijau GP Towe lantai 21 unit 02
Jl. Arteri soepeno No.34 Jkt 12210

butuh banyak dokter/ perawat / akper/ wanita/ single/ kirim ke green ville, Blok 1 No.10. Jakbar. 11510

Butuh guru atau translator mandarin atau inggris, sekolah atau perusahaan, di lippo karawaci BSD, Pamulang, Bekasi, Jakarta.
021 98294917



Butuh kepala sekolah SMP maksimal 45 tahun , S1 B.inggris aktif/ gueu penjas atau renang, pustakawan, guru bidang studi lainnya.
kirim ke HRD Albayyan ciledug mail: maseddy_saja@yahoo.co.id



Kamis, 30 September 2010

halal bihalal IKRAF




Kegiatan / Acara halal bihalal keluarga besar IKRAF
Minggu, 26 September 2010





Jumat, 20 Agustus 2010

Kang Ibing jadi DAI

Jumat, 20 Agustus 2010 | 00:49 WIB
Sepenggal Kisah Kala Kang Ibing Jadi Dai

JAKARTA, KOMPAS.com — Raden Aang Kusmayatna Kusumadinata atau gampangnya panggil saja Kang Ibing. Ia adalah sosok yang penuh warna. Mengawali kariernya sebagai pelawak, aktor film, pembawa acara, hingga pendakwah. Profesi terakhir dijalani Kang Ibing hingga akhir hayatnya.

Kang Ibing dikenal sebagai sosok yang rendah hati. Ia bisa bergaul dengan siapa saja tanpa sekat, tak terkecuali tukang sambit rumput hingga tukang becak.
Obrolannya tentu saja tentang hal-hal yang "kecil", "murah", dan merakyat. Ini berbeda sekali dengan kegiatan Ibing saat hadir bersama "selebriti" yang wangi dan mentereng.

Bergaul dengan orang-orang bawah memberi keyakinan kepada Kang Ibing untuk tetap menginjak bumi. Kang Ibing memang bisa merasakan berbagai macam nuansa kehidupan itu.

Ber-"profesi" sebagai pelawak membawanya lebih banyak melanglang buana. Ia sudah ke Australia dan tentu saja ke sejumlah sudut Nusantara. Inilah yang membuatnya merasakan nikmat hidup ketika bisa mencicipi nuansa-nuansa kehidupan yang amat berbeda dari waktu ke waktu.

Kepada wartawan harian umum Kompas, TD Asmadi, di tahun 1997, mahasiswa drop out Fakultas Sastra Jurusan Sastra Rusia Universitas Padjadjaran, Bandung, itu menuturkan kisahnya terlebih sebagai seorang pendakwah. Ada warna dan nuansa yang berbeda. Ya, bisa jadi, malam hari ia berceramah di sebuah hotel mewah dan mentereng, lalu esok harinya memberi siraman rohani pada acara khitanan seorang anak yang orangtuanya sangat sederhana.

"Barangkali, biaya seluruh khitanan anak itu hanya cukup untuk membeli makan sepuluh orang yang hadir di hotel tadi malam," ujarnya kala itu.

Pada kesempatan lain, ia harus berjalan kaki beberapa kilometer untuk sampai di rumah pengundang karena kendaraan beroda empat tidak bisa masuk. Padahal beberapa waktu sebelumnya dengan nikmat ia tidur di atas mobil yang melaju di jalan bebas hambatan.

Karena itulah, ia mengenal betul apa yang dikatakan orang tentang kesenjangan
itu. Ia pernah merasakan hidup di antara mereka yang berlebihan dan juga di antara mereka yang pas-pasan, bahkan kekurangan. Katanya, "Itu yang tidak bisa dirasakan orang lain. Saya sangat bersyukur."

Karena berbagai nuansa itu, ia pernah merasakan pengalaman-pengalaman yang tidak dirasakan orang lain. Ia, misalnya, pernah diarak berkeliling desa siang hari sebelum malam harinya melakukan ceramah. Ia pernah mendapat seekor kerbau, sebagai honor ceramah—yang tentu saja ditolaknya.

Tuturnya, "Bagaimana saya membawanya dan bagaimana pula nanti saya
memeliharanya?"

Suatu waktu, ketika diundang ke suatu pesantren, ia diajak berbicara bahasa Arab seorang kiai sepuh. "Saya hanya bisa senyum-senyum saja karena memang saya tidak bisa berbahasa Arab," ceritanya.

Pada waktu yang lain, ketika sedang berceramah, ia dibisiki tuan rumah agar pecinya dimiringkan, persis seperti ketika berperan sebagai Kang Ibing. "Tentu saja bingung, tetapi saya kabulkan juga meski hanya sebentar karena itu permintaan anak tuan rumah yang dikhitan," kata Ibing, yang kala itu berusia 52 tahun.

Rupanya, Ibing diundang atas permintaan anak yang disunat sehingga ketika Ibing tampil tidak dengan peci yang dipalangkan, sang anak protes.

Pada saat lain ia diminta mengobati seorang anak yang sedang sakit. Pernah juga dia diminta menyembuhkan orang yang kesurupan. "Saya tempeleng saja, eh, malah dia sembuh," ujar Ibing.

Menjadi pendakwah bolehlah disebut tidak pernah dicita-citakannya. Suatu hari ketika Hadori, yang punya warung sate di depan Stasiun Kereta Api Bandung, mengadakan hajatan, yang diundang untuk berceramah tidak datang. Ibing pun diminta tampil, kata tuan rumah, "Tiga menit saja."

Jadilah Ibing berdiri di depan dan berbicara seingatnya. "Rupanya ada orang yang tertarik, lalu esok harinya mengundang saya. Begitu seterusnya sampai sekarang," ujar suami seorang istri, Nike Wahyuningsih, dan ayah dari tiga anak, yakni Dikdik Kusumadika, Mega Kusmananda, dan Diane Fatmawati.

Meski tidak "disengaja", dia tidak sembarangan tampil. Ia selalu mempersiapkan segala sesuatunya sebelum muncul. Ia membaca-baca buku yang sesuai dengan yang akan hadir. Ia bisa melakukan itu karena sebelum menjalani "profesi" pendakwah ini, ia mempunyai kegemaran membaca buku, semua macam buku.

"Karena kini saya sering berceramah agama, prioritas buku-buku yang saya beli adalah buku-buku agama," katanya.

Membaca buku merupakan kenikmatan tersendiri bagi Ibing. "Kalau kita membaca sebuah buku, rasanya kita ngobrol dengan penulisnya. Karena itu, kalau saya baca buku karangan Al Ghazali, serasa saya berbicara langsung dengan Al Ghazali," tuturnya. (PIK/EH)

Pecahan Rp 50.000 dan Rp 20.000 Tak Laku

Pecahan Rupiah
Pecahan Rp 50.000 dan Rp 20.000 Tak Laku
Jumat, 20 Agustus 2010 | 17:49 WIB
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN

JAKARTA, KOMPAS.com — Anda masih menyimpan uang pecahan Rp 20.000 dan Rp 50.000 lama? Silakan disimpan saja sebagai koleksi. Mulai besok, pecahan kertas emisi 1992, 1993, dan 1995 itu tak bisa ditukarkan lagi.

Ini terjadi karena masa penarikan sejumlah uang lama tahun emisi 1992, 1993, dan 1995 sudah habis hingga hari ini, Jumat (20/8/2010), pukul 16.00 WIB. Mulai besok, uang-uang kertas tersebut sudah tidak bisa lagi ditukarkan dengan terbitan terbaru. Dengan kata lain, uang-uang itu sudah tidak dapat digunakan untuk segala transaksi.

Bank Indonesia (BI) melalui peraturan BI No. 2/18/PBI pada tanggal 20 Juli 2000 mengatur tentang pencabutan dan penarikan dari peredaran uang dengan pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000 tahun emisi 1992, uang Rp 50.000 tahun emisi 1993 dan 1995, serta uang Rp 50.000 plastik tahun emisi 1993.

Jangka waktu penukaran berlaku selama 10 tahun, mulai dari 21 Agustus 2000 hingga 20 Agustus 2010 di bank umum. Pada lima tahun pertama dan selanjutnya, penukaran langsung di BI. "Terakhir hari ini. Pengumuman sudah diberikan sejak 10 tahun lalu, dan kita rasa itu sudah cukup. Hingga hari terkahir ini paling hanya satu-dua yang menukarkan, sudah jarang yang punya," kata Kepala Bagian Peredaran Uang Bank Indonesia Ery Setiawan, Jumat (20/8/2010).

Ery menjelaskan, umur sebuah cetakan uang biasanya 5-7 tahun. Setelah itu, BI akan mengeluarkan uang cetakan terbaru dan mulai menarik cetakan-cetakan lama tersebut.


sumber: kompas.com

Senin, 02 Agustus 2010

kubur diri

PENGGUSURAN
Aksi Kubur Diri Terus Berlanjut
Selasa, 3 Agustus 2010 | 10:56 WIB
LEO SUNU
Salah seorang warga Rawa Kebo, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/8/2010) tengah menguburkan dirinya menolak rencana penggusuran lahan yang ditempatinya,

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi kubur diri yang dilakukan warga Jalan Rawasari Selatan, Rawa Kebo, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, kembali berlanjut pada Selasa (3/8/2010). Empat orang warga, yakni Salmah, Juju, Diatmosuminto, dan Untung kembali mengubur dirinya di lubang sedalam sekitar 1 meter.

Aksi empat warga ini merupakan aksi lanjutan setelah sebelumnya pada Senin (2/8/2010) kemarin mereka juga melakukan aksi serupa. Mereka menolak rencana penggusuran Pemprov DKI Jakarta atas tanah seluas sekitar 1.300 meter persegi yang kini mereka tempati.

Keempatnya memulai kembali aksi ini mulai sekitar pukul 08.00. Dengan dibantu oleh warga lainnya, mereka menggali ulang lubang kubur yang sempat ditutup. "Pokoknya kita minta kemanusiaannya kepada Pemerintah," ucap Salmah saat ditanya tujuan aksi tersebut.

Salmah mengaku akan terus bertahan sekuatnya hingga ada tanggapan dari Pemprov DKI Jakarta terkait lahan yang kini ditempatinya bersama sekitar 33 kepala keluarga lainnya. Wanita paruh baya ini tetap menolak jika lahan tersebut diambil alih Pemprov DKI Jakarta. "Ya, kita bertahan aja sekuatnya. Selama-lamanya kita mampu kita tetep di sini," kata dia.

Salmah dan empat orang lainnya itu kemudian bertahan di dalam urugan tanah tanpa bisa banyak bergerak. Tampak terlihat hanya kepala mereka saja yang menyembul di atas tanah.

Tawuran lagi

Panjang Nian Musim Tawuran Kali Ini
Selasa, 3 Agustus 2010 | 10:51 WIB
TRIBUN TIMUR/ABBAS SANDJI
Kelompok mahasiswa Unhas terlibat tawuran, Selasa (25/5/2010). Tidak ada informasi pasti penyebab tawuran tersebut.

Musim durian telah jauh pergi, begitu juga mangga, musim rambutan baru tiba sekira dua bulan lagi, satu-satunya musim yang panjang usianya di negeri ini ternyata tawuran.

Kenangkanlah, sejak membuka tahun 2010 di bulan Januari, udara kita telah dipenuhi berbagai huru-hara. Pada Minggu (3/1) dini hari di Cirebon , dua kelompok pemuda berbeda kampung, yaitu Kampung Kesunean Utara dan Cangkol, yang sama-sama bermukim di Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, terlibat perkelahian massal.

Bulan Januari pun ditutup oleh tawuran para suporter kesebelasan yang berlaga pada Liga Indonesia. Mereka yang bergelut adalah Sesama suporter Persija, Persijap dengan Persija, Persija dengan Persib, belum lagi bonek yang bikin resah di sepanjang jalan yang mereka lalui.

Memasuki bulan Februari, tgl 17 tepatnya, tawuran mahasiswa pecah di kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Dua kelompok yang bertikai berasal dari fakultas teknik dan fakultas peternakan.

Pada 6 maret tawuran antar pemuda terjadi di Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, yang menyebabkan satu orang tewas. Frederik Lusa Saba Neno, mahasiswa Universitas Kristen Kupang asal Belu yang menghuni asrama Bougenvile, di Kelapa Lima, tewas terpanah. Tanggal 12 Maret, dua kelompok pelajar perang batu di sepanjang Jalan Raya H. Edi Sukma, di Desa Pasirmuncang Kecamatan Caringin, Jumat siang. Tawuran pelajar ini mengakibatkan kemacetan di sepanjang jalan dari arah Ciawi hingga perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.

Seminggu kemudian, tawuran antar desa terjadi di Kabupaten Cirebon, Selasa (20/4) dinihari. Akibatnya sejumlah warga mengalami luka serta rumah mengalami rusak.

Sehari berikutnya, dua kelompok warga di Mataram, Nusatenggara Barat, Rabu (21/4) tawuran. Dua orang terluka. Warga Punia Sabe dan Punia Keteng saling lempar batu serta botol usai menonton hiburan dangdut.

Yang menyedihkan adalah saat anak-anak SD juga telah mempraktikan tauladan buruk dari para seniornya, belasan anak usia belasan tahun yang masih mengenakan seragam sekolah dasar terlibat tawuran di bawah fly over Jalan Latumenten, Jakarta Barat, Sabtu (22/5) siang. Mereka saling lempar batu. Belum diketahui masing-masing kelompok yang terlibat tawuran tersebut.

Bulan Mei akhir, suporter Persija Jakarta, Jakmania, terlibat tawuran dengan warga di sekitar Pejompongan, Jakarta Pusat. Mereka saling melempar batu.

Selain Jawa, Makassar rupanya menjadi wilayah langganan tawuran. Memasuki bulan Juni, tawuran antarmahasiswa satu kampus di Universitas Negeri Makassar, Selasa malam (15/6) menyebabkan dua korban terluka dan kritis di Rumah Sakit Polri Bhayagkara. Kedua korban itu adalah mahasiswa jurusan teknik otomotif, Dodo Rifaldi (20), warga Jalan Paopao, dan Suardi bin Amirudin, warga Jalan Muhjirin Nomor 23 Makassar.

Sebulan kemudian, tawuran antara kampung Kesunean Utara dan Cangkol Selatan Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, Jawa Barat, kembali terjadi, Minggu (11/7/2010) dinihari.

Membuka bulan Agustus, Dua kelompok pemuda di Jalan H. Makadompit di depan Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Ahad (1/8) dini hari, kembali tawuran. Empat pemuda terluka akibat terkena busur.Dua kelompok pemuda di Jalan H. Makadompit di depan Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Ahad (1/8) dini hari, kembali tawuran. Empat pemuda terluka akibat terkena busur..

Sehari kemudian, gara-gara saling ejek antarpelajar memicu tawuran di sepanjang Jalan Kramat, dekat markas Kepolisian Sektor Jakarta Pusat, Senin (2/8). Puluhan pelajar dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) perang batu di tengah jalan. Akibatnya, lalu lintas dari arah Senen menuju Matraman macet total.

Musim tawuran kali ini memang panjang, sangat panjang dan sudah sampai pada titik mengerikan. Data BPS 2008 memaparkan: 2283 desa di Indonesia mengalami perkelahian massal, konsentrasinya di Jabar (270 desa), Jateng (262 desa), Papua (230 desa), NTT (165 desa) dan Jatim (176 desa). Belum lagi tawuran pelajar, mahasiswa, antar kampung.

Menurut seorang sosiolog asal Jerman, Emille Durkheim, tawuran termasuk perilaku menyimpang atau deviance. Faktor penyebab deviance sendiri beraneka ragam sehingga diperlukan analisis dengan perspektif sosiologi konflik untuk menemukan upaya rekonsiliasi yang mampu mengamodasi permasalahan tersebut.

Tapi rupanya teori Tuan Durkheim di atas memang rada kurang pas untuk negeri ini. Lihatlah, berapa kali rekonsiliasi terjadi di Papua, tapi nyatanya perang suku masih terjadi. Berapa puluh kali para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pelajar, guru, dikumpulkan untuk mengakurkan mereka yang bersengketa, toh tawuran masih saja terjadi.

Komitmen itulah saya kira yang jadi soal. Jika di Barat tempat Tuan Dur bermukim, semua orang menghormati komitmen, di negeri ini rasanya menganggap komitmen tak lebih dari obrolan ringan yang dengan gampang dilupakan.

Tentu ada soalnya mengapa kita amat mudah mengabaikan komitmen. Salah satu penyebabnya adalah suri tauladan yang kita dapatkan dari para tokoh yang juga menganggap remeh komitmen. Simaklah beberapa peristiwa, betapa komitmen untuk mengabdi kepada bangsa dan negara oleh para pejabat ternyata cuma omong kosong yang berujung pada banyaknya pejabat yang masuk bui karena kasus korupsi.

Belum lagi contoh buruk yang dipamerkan oleh para anggota dewan yang kerap berantem dan menjadi sajian khalayak di televisi. Belum lagi situasi lainnya, terutama ekonomi, yang amat mengimpit bangsa ini, yang membuat sebagian warga putus asa dibuatnya.

Untuk tawuran pelajar, mungkin saja anggapan yang menyatakan bahwa prosedur pendidikan di Indonesia berpengaruh terhadap koflik yang marak terjadi, benar adanya. Pendidikan di negeri ini cenderung memaksakan seorang pelajar untuk berpikir sesuai dengan kurikulum yang dibuat oleh pemerintah. Dan kurikulum cenderung mengeksploitasi kemampuan berpikir dari pelajar. Akibatnya para pelajar merasa dipenjara oleh fakta sosial pendidikan yang ada sehingga ingin melakukan hal yang menurut mereka di luar dari fakta sosial tersebut dan bersifat deviance.

Bukankah pendidikan sebenarnya hanyalah sekumpulan konsep dari rumus, teori, dan ujian? Tapi mengapa kita mempertaruhkan masa depan bangsa kita sedahsyat seperti sekarang ini? Pemerintah dengan pongah memaksakan kehendaknya untuk menyelenggarakan Ujian Nasional, yang di sebaliknya juga minta ampun banyaknya kecurangan yang terjadi.

Sambil berharap-harap cemas, moga-moga musim tawuran yang panjang ini cepat pergi. Entahlah siapa yang akan menggebahnya dari bangsa ini. Mungkin para seniman yang selama ini kerap mengharumkan nama bangsa--tapi sering pula diabaikan oleh negara--bisa mulai diberdayakan secara maksimal, setidaknya untuk meneduhkan hati dan pikiran bangsa ini. Atau..

Jodhi Yudono

Seleksi Calon Suami

Selasa, 3/8/2010 | 11:05 WIB

KOMPAS.com - Setiap hari, berjuta-juta orang mencari pasangan untuk mengalami rasa cinta yang istimewa. Mencintai seorang pria untuk kemudian melangkah ke jenjang pernikahan merupakan impian hampir setiap perempuan. Namun, tentunya kita juga tidak bisa sembarangan dalam menentukan seseorang yang akan menjadi pasangan. Boleh saja sih, asal-asalan, asal baik, asal mapan, asal tanggung jawab, dan lain-lain.

Karena Anda bukan peramal yang bisa melihat seseorang itu baik atau tidak, maka Anda perlu melakukan wawancara. Tentu saja, wawancara yang dilakukan berbeda dengan job interview atau wawancara kerja di perusahaan. Mengapa (Why), Siapa (Who), Apa (What), Kapan (When), dan Di mana (Where), proses interview calon suami dilakukan?

Mengapa (Why)?
Perempuan dan pria merupakan dua insan yang diciptakan dengan segala keunikan. John Gray (2005) mengungkapkan perbedaan pria dan perempuan layaknya Mars dan Venus. Nah, perbedaan-perbedaan antara Anda dan pasangan dapat dijembatani dengan proses saling mengenal melalui tahap interview. Wawancara tersebut dilakukan dengan tujuan:

- Menemukan nilai dan tujuan hidup pasangan
Pernikahan ibarat sebuah perahu layar yang dikemudikan oleh 2 orang. Perahu tidak akan sampai di tempat tujuan jika pengemudinya memiliki tujuan berbeda. Kedua orang ini harus memiliki nilai dan tujuan yang sama agar bahtera pernikahan dapat tiba di tujuan.

- Menemukan hal-hal yang unik
Pria sangat senang untuk diterima, dipercaya, dihargai dan dikagumi. Dengan menemukan hal-hal unik dari pasangan, maka Anda bias memberi pujian padanya di bidang-bidang yang menjadi kebanggaannya.

- Mengetahui siapa orang-orang di sekelilingnya
Dengan mengenal orang-orang di sekelilingnya, di antaranya keluarga, sahabat, dan teman-temannya, maka Anda dapat mengetahui pola interaksi dan pola pergaulan si dia. Anda juga bisa mengorek siapa dia sesungguhnya dari mereka.

Siapa (Who)?
Secara statistik jumlah perempuan lebih banyak dibandingkan pria. Namun, tidak berarti semua pria yang Anda kenal perlu di-interview. Proses interview perlu dilakukan hanya kepada seseorang yang potensial menjadi suami. Potensial di sini bukan hanya materi, melainkan potensi untuk memberikan kebahagiaan lahir dan batin.

Apa (What)?
Layaknya sebuah interview pekerjaan, interview untuk calon suami pun berupa tanya jawab dengan tujuan saling mengenal pribadi pasangan. Pertanyaan-pertanyaan interview ditujukan untuk mengetahui filosofi hidup terkait dengan karier, keluarga, keuangan, dan visi hidupnya. Beberapa pertanyaan yang dapat menggambarkan filosofi hidupnya:
- Jika kamu memiliki uang sebesar 1 miliar rupiah, bagaimana kamu akan menggunakannya?
- Dalam 5 tahun ke depan, kira-kira kamu akan seperti apa, ya?
- Kalau karier aku lebih tinggi, bagaimana?

Kapan (When)?
Proses interview harus dilakukan secara santai dan terselubung agar pasangan tidak merasa sedang dihakimi. Jangan pernah membawa kertas dan pulpen untuk mencatat jawabannya. Apalagi meminta dia yang menuliskannya untuk Anda, ini bukan sedang tes kerja. Catat semua jawaban itu di dalam ingatan saja, untuk kemudian dijadikan pertimbangan untuk meneruskan atau menghentikan hubungan.

Di mana (Where)?

Proses interview sebaiknya dilakukan saat si dia dan Anda berada dalam aktivitas yang membuka banyak kesempatan baginya untuk mengemukakan pendapat. Beberapa tempat yang dapat memudahkan proses percakapan adalah toko buku, acara sosial, transportasi umum, dan klub olahraga. Tempat-tempat romantis seperti bioskop tidak akan membuka banyak potensi percakapan, begitu kata Margareth Kent dalam bukunya How to Marry the Man of Your Choice.

Hubungan cinta dapat berlangsung lama, kalau Anda dapat mempelajari, mencintai, dan mendukung orang yang Anda cintai dengan cara yang lebih baik. Proses interview ini merupakan salah satu cara bagi Anda untuk mengenal siapa dan apa di balik sosok pria yang akan menjadi calon pasangan Anda. Jadi, sudah dapat orang yang akan Anda interview?

(Fadliah Mirnawati/Majalah Chic)

Minggu, 01 Agustus 2010

LAPAN Bikin Satelit Mikro Bersama Jepang

LAPAN Bikin Satelit Mikro Bersama Jepang
Kamis, 29 Juli 2010 | 09:07 WIB
Kompas/Ninok Leksono
RX 320, Roket Lapan bergaris-tengah 320 mm mulai meluncur dalam uji peluncuran di Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, Rabu (2/7).

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) terlibat dalam pembuatan dua satelit, Micro-STAR dan EO-STAR, yang didanai Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA).

Rancang bangun dan rekayasa dua satelit tersebut merupakan bagian dari kerja sama multilateral Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) yang bertujuan mengembangkan satelit di kawasan Asia Pasifik atau Satellite Technology for the Asia Pacific Region (STAR). Program ini melibatkan lembaga antariksa dari Malaysia, Thailand, Vietnam, Korea, dan India.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara Lapan Toto Marnanto Kadri dalam Pertemuan Grup untuk Koordinasi Program STAR di Jakarta, Rabu (28/7/2010).

Satelit mikro berbobot 50 kg hingga 100 kg ini akan diluncurkan tahun 2013 diboncengkan pada satelit besar dengan roket India. Satelit Micro-STAR akan membawa muatan antara lain alat GPS, sensor seismo, dan pengindraan jauh.

Sementara peluncuran satelit kembar Lapan A-2 dan Lapan A-3, hasil rancang bangun dan rekayasa ahli Lapan, dijadwalkan diluncurkan dengan roket India tahun depan. Program lanjutan dalam kerja sama STAR adalah pembuatan satelit berkategori kecil atau berbobot 300 kg-500 kg. (YUN)

Apple Dituduh Menyensor Novel-novel Erotis

Apple Dituduh Menyensor Novel-novel Erotis

Jumat, 30 Juli 2010 | 17:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Apple dituding menyensor novel-novel erotis untuk iPad yang beredar di iTunes. Hal tersebut terlihat dari hilangnya sejumlah judul buku yang sebelumnya bertengger di jajaran atas buku terlaris di gerai online Apple tersebut secara bersamaan.

Blonde and Wet, the Complete Story adalah salah satu novel yang hilang di top 10 novel-novel yang laris untuk iPad. Novel tersebut terdaftar sebagai salah satu novel erotis dari 3 novel yang sedang laris. Namun, sejak awal pekan ini, novel-novel tersebut menghilang. Keempat novel erotis tersebut menghilang bersamaan dan digantikan sejumlah judul buku, salah satunya otobiografi Peter Mandelson.

Seorang analisis pemeringkatan buku mengatakan bahwa tidak mungkin buku-buku erotis mengilang secara bersamaan dari daftar tanpa sengaja dihapus. Belum ada penjelasan resmi dari Apple soal hilangnya buku-buku erotis tersebut dari daftar teratas.

Ini bukan kali pertama Apple gerah dengan hal-hal berbau pornografi. Sebelumnya, CEO Apple Steve Jobs memang menegaskan sikap Apple yang tidak menoleransi adanya pornografi pada aplikasi yang dijual di layanan App Store.

Sebagai informasi, penulis paling populer di kalangan pengguna iPad kini adalah Carl East (55). Saat ini, ia telah menulis 70 buku yang mengandung hal-hal erotis. Beberapa buku yang ia tulis menempati urutan pertama, kedua, dan ketujuh dalam urutan buku-buku paling dicari sebelum semuanya itu dihapus.

Munculnya iPad memang membawa angin segar buat penulis buku-buku erotis dan pembacanya. Buat penulis seperti East, jangan harap masuk daftar penulis favorit di toko buku konvensional. Namun, dengan adanya iPad, ia bisa merasakannya. Buku erotis digital laris karena, buat pengguna iPad, membaca buku erotis bisa dilakukan sembunyi-sembunyi tanpa risih jika membawa buku versi cetaknya.

burung merak

Keanekaragaman Hayati
Menyibak Daya Tahan Merak
Selasa, 27 Juli 2010 | 03:33 WIB
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Merak hijau (Pavo muticus muticus) jantan membentangkan sayapnya untuk menarik perhatian sang betina di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Merak hijau di Indonesia hanya tersebar di Pulau Jawa dan merupakan satwa langka yang dilindungi undang-undang.

"Saya justru mencari tahu mengapa merak jawa hijau masih ada," kata Jarwadi B Hernowo, peneliti dan dosen Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. Jarwadi menyampaikan hasil penelitiannya ini pada Simposium Asosiasi Biologi Tropika dan Konservasi, 19-23 Juli 2010.

Merak jawa hijau (Pavo muticus muticus) salah satu jenis burung paling diburu yang kini nyaris punah. Di tengah kerusakan serta menciutnya hutan yang menggerus ruang-ruang hidup bagi aneka satwa burung itulah Jarwadi berusaha menyibak rahasia daya tahan salah satu spesies merak ini di pulau terpadat Indonesia, yaitu Jawa.

Jarwadi mengembangkan riset atau studi kasus di Taman Nasional Baluran, Alas Purwo, serta Meru Betiri di wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Jember, Jawa Timur. Ia juga meneliti sebaran merak jawa hijau di hutan-hutan produksi komoditas jati di sekitar taman-taman nasional tersebut.

Di Jawa Barat, Jarwadi mengembangkan risetnya di kawasan hutan Buah Dua, Sumedang. Berikut riset di hutan-hutan pinus di sekitarnya, termasuk hutan di lereng Gunung Cikuray, Garut.

Tidak bergantung

Melalui risetnya, Jarwadi telah mengingatkan pentingnya untuk mengetahui apa saja yang membuat merak hijau jawa masih bisa tetap bertahan hingga sekarang. Dengan mengetahuinya, Jarwadi membuka peluang bagi pemerintah dan masyarakat untuk tetap melestarikan merak jawa hijau.

”Kesimpulannya, merak jawa hijau masih bisa bertahan selama ini karena tidak bergantung kepada hutan,” kata Jarwadi.

Merak jawa hijau masih bisa ditemui Jarwadi di pinggir-pinggir hutan atau taman-taman nasional. Merak jawa hijau itu mendapatkan suplai makanan di padang rumput serta semak belukar yang terdapat di ruang terbuka.

Merak jawa hijau adalah hewan herbivor. Mereka memakan dedaunan rerumputan serta bebijian dari buah semak belukar.

Hutan merupakan tempat berlindung. Merak jawa hijau bertengger di dahan pepohonan hutan yang tinggi. Namun, betina merak jawa hijau ketika bertelur dan mengerami telur-telurnya kembali ke semak belukar.

”Rahasia lain daya tahan merak jawa hijau terletak pada populasi kelompok yang tidak terlampau besar sehingga kelompok-kelompok kecil tersebar hingga bisa mencapai peluang bertahan hidup yang lebih besar,” kata Jarwadi.

Satu kelompok merak jawa hijau bisa berkisar 30 individu. Karakter burung berbobot badan 3 kilogram hingga 5 kilogram ini berpoligami. Satu pejantan merak jawa hijau mengawini 4-7 merak jawa hijau betina. Keunikan lain dijumpai pada tingkat usia populasi merak jawa hijau dalam suatu kelompok.

Karakter usia merak jawa hijau berupa piramida terbalik. Usia merak jawa hijau muda lebih sedikit jika dibandingkan dengan merak jawa hijau tua.

Ada peluang bahwa merak jawa hijau pada usia muda itu lebih suka keluar dari kelompoknya dan hidup mengembara untuk mencari pasangan hidup.

Reog Ponorogo

Menjumpai merak jawa hijau nan molek di Jawa kini barangkali merupakan sebuah kemewahan.

Namun, keindahan bulu-bulunya masih bisa kita nikmati sebagai aksesori reog ponorogo. ”Satu reog ponorogo menggunakan sedikitnya 1.000 helai bulu merak jawa hijau,” kata Jarwadi.

Warna bulu jenis merak ini hijau mengilap.

Satu ekor merak jawa hijau memiliki sekitar 150 helai bulu.

Jenis satwa ini dilarang untuk ditangkap dan diperdagangkan. Kegiatan penangkarannya pun masih teramat langka.

Jumlah populasi di Taman Nasional Meru Betiri pada 2003-2004 berkisar 30 ekor. Di Baluran pada 1995 diketahui masih ada sekitar 100 ekor, sekarang diketahui berkurang menjadi sekitar 75 ekor. ”Di Alas Purwo berbeda. Di sana justru terjadi peningkatan,” kata Jarwadi.

Menurut dia, merak jawa hijau di Alas Purwo pada 1998 diperkirakan mencapai 40 ekor. Pada 2007 ternyata meningkat menjadi 80 ekor.

Peningkatan populasi merak jawa hijau ini diduga akibat berkurangnya perburuan. Pembukaan hutan rapat untuk tumpangsari juga menambah ruang hidup bagi merak jawa hijau.

”Saat ini tidak terlambat bagi pemerintah atau kelompok masyarakat yang ingin melestarikan merak jawa hijau,” kata Jarwadi.

Jenis merak, menurut Jarwadi, terbagi berdasarkan warna hijau dan biru. Jenis merak biru masih terdapat di India, sedangkan merak hijau masih tersebar di Jawa, Myanmar, Malaysia, dan Indochina.

Fragmentasi hutan

Jarwadi menyebutkan, fragmentasi hutan adalah ancaman serius bagi keberlangsungan keragaman genetika merak jawa hijau ataupun satwa liar lain. Fragmentasi hutan adalah berupa kondisi terbelahnya hutan oleh pengalihan fungsi untuk perkebunan, pertanian, atau permukiman.

Fragmentasi menjadikan hutan tak lagi berupa satu keutuhan. Hutan makin terbagi-bagi menjadi bagian lebih kecil. Pada akhirnya, peluang interaksi populasi merak jawa hijau terhadap populasi lainnya terpisahkan. Peluang untuk kawin silang menjadi kian sempit.

”Fragmentasi hutan menyebabkan merosotnya gen-gen merak jawa hijau akibat kawin dengan anggota populasi yang sama,” kata Jarwadi. Anggota populasi yang sama kemungkinan besar sedarah karena merak jawa hijau berpoligami.

Akibat dari perkawinan sedarah itu memerosotkan kualitas genetika merak jawa hijau. Ancaman berikutnya, daya tahan merak hijau jawa akan semakin melemah sehingga akan menuju kepunahan. Hal ini berlaku pula bagi jenis satwa lain. Jarwadi mencemaskan keberadaan merak jawa hijau sekarang.

Asosiasi Biologi Tropika dan Konservasi (The Association for Tropical Biology and Conservation/ATBC) merupakan perhimpunan para biolog dunia. Konferensi asosiasi ini dimulai pada 1963 dan Indonesia sudah terlibat menjadi peserta sejak awal.

Tahun ini merupakan kali pertama Indonesia menjadi penyelenggara dan tuan rumah konferensi ATBC. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Universitas Indonesia (UI) ditunjuk untuk mengorganisasi penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan 900 ilmuwan di bidang biologi dari sekitar 60 negara tersebut.

Sebanyak 40 simposium digelar untuk mempresentasikan 464 naskah selama empat hari (20-23 Juli 2010). Menurut Kepala LIPI Lukman Hakim, hasil riset lainnya dituangkan ke dalam poster yang digelar mencapai 200 lembar meski pada kenyataannya jauh lebih sedikit dari jumlah tersebut.

Peneliti senior dari Lembaga Center for International Forestry Research (Cifor), Daniel Murdiyarso, mengatakan, persoalan penting sekarang ini salah satunya adalah makin hilangnya berbagai biodiversitas atau keanekaragaman hayati. Kehilangan biodiversitas secara tidak langsung bisa berdampak terhadap kelangsungan pangan.

Presiden ATBC Profesor Frans Bongers, dalam konferensi pers pencanangan Deklarasi Bali dari konferensi ATBC 2010, menyatakan, dengan banyaknya keanekaragaman hayati yang terjaga dengan baik, kita dapat berbuat banyak untuk mencapai hal-hal yang lebih baik.

Melalui risetnya, Jarwadi telah mengingatkan pentingnya untuk mengetahui apa saja yang membuat merak hijau jawa masih bisa tetap bertahan hingga sekarang. Dengan mengetahuinya, Jarwadi membuka peluang bagi pemerintah dan masyarakat untuk tetap melestarikan merak jawa hijau.(Nawa Tunggal)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More