"Perubahan terjadi karena adanya suatu gerakan atau tindakan yang kita lakukan, bukan karena suatu kebetulan"
"IKRAFEO membantu anda untuk membuat suatu perubahan agar terjadi perbaikan yang membawa kita pada suatu keselarasan hidup "

Investasi Emas Lebih Menguntungkan

Sudah tidak jamannya lagi membawa emas kemana - mana, kemajuan teknologi membantu dan mempermudah kita dalam berbisnis emas.

Tempat beriklan yang cocok untuk bisnis anda

pasang iklan anda disini untuk mendapatkan pegunjung yang lebih banyak dari berbagai wilayah di Indonesia dan berbagai negara di belahan dunia untuk melihat produk-produk anda.

Pasang iklan disini sesuai dengan kebutuhan anda

Anda dapat memasang iklan sesuai dengan budget yang anda miliki.

Perumahan Permata Green Residence

Rumah minimalis dengan gaya metropolis, dapatkan segera, Unit terbatas "Hanya 21 Unit".

Aneka Jajanan Cokelat Lezat

Lihat produk cokelat dari kami, khusus bagi anda penggemar kuliner cokelat.

Rabu, 03 November 2010

belajar tajwid tingkat pemula


ini link buat kalian yang ingin belajar ilmu tajwid agar lancar membaca Al-Qur'an

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=109754932424829&set=a.109754915758164.11832.100001709690020#!/album.php?aid=11832&id=100001709690020



semoga dapat membantu anda mempelajari cara membaca ilmu al-qur'an dengan cepat dan mudah dan bermanfaat bagi dunia dan akhirat kita.

amin....

Senin, 18 Oktober 2010

Loker oktober 2010

Lowongan pekerjaan minggu ini oktober 2010.

samoga dapat membantu anda yang membutuhkannya ;-)

Butuh segera: Teknisi Komputer untuk bekerja di perguruan tinggi
Jl. Jembatan 5 No. 19-25 Tlp (021) 63851942


Butuh Segera: Teknisi LAN, SMA atau D3, Umur maksimal 28tahun.
Kedoya Center Blok B 7-8 Jl.Pejuangan 1 Jakarta Barat


Butuh segera : ticketing Wanita
Hub: 2664-7260, 70282832, 0815 8220 067 Jakarta Pusat.
NUANSA TOUR


Butuh Pria atau Wanita untuk restoran seafood dan kasir
kirim CV ke Jl.Pluit kencana raya No. 39 jakarta Utara.


Bimbel Maestro butuh cepat pengajar SMP : math/ IPA/IPS/Bahasa. maksimal s1
tlp 7521470 (depok) 7490684(pamulang) 7546590 (cinangka) 55377912 (tangerang) 7307976 (ciledug)


bimbel di BSD dan bintaro, butuh tutor Fisika, ekonomi (tetap), B.indonesia, english, kimia (lepas)
Gaji 2,75Jt untuk tahun pertama.
CV ke adinur28@yahoo.co.id


Butuh pria dan Wanita untuk restoran jepang
KASIR
RECEPTIONIs
KOKI
WAITERS
Jl. Jendral Sudirman Kav.1 Wisma BNI 46 Lt.dasar
FONZU RESTAURAN ( Jakarta Pusat)


Butuh Parttime english drawing teacher, and mandarin teacher for Gading serpong street.
08999 1061 33

Butuh ADM sales, wanita min SMA, Komunikatif, Single.
Umur Maksimal 28.
Lamaran Langsung ke PT. CIWANGI BERLIAN MOTOR.
Jl.Sultan Iskandar Muda Kav.77 - 78 Jakarta Selatan.
Up: Ibu Sri.

Butuh guru bimbel TK - SD wanita, domisili TAngerang.
Lamaran ke Poris Paradise 3 Blok B5/1 Tangerang 15418

BUtuh Insinyur untuk side manager menguasai Word, excel, Auto CAD,
Fax CV ke 021 72798634

Asisten guru, wanita lulusan Fak. MIPA, Matematika/Fisika
lamaran kanto saphire 25 grand itc permata hijau JAKSEL

Assisten teacher require for international pre school west jakarta
contact: 5818258

Assisten Parttime kursus MTk dan Inggris, wanita pendidikan minimal D1. Suka anak anak , teliti.
Kirim ke gedung suara pembaharuan, Lt.2 Blok B1.
Jl.dewi sartika No.123 Cawang JAKTIM Tlp. 8088 8028 / 8088 8029.

Butuh segera Markering FUll or parttime, Pria atau wanita maksimal 30 tahun. STM
pengalaman bidang listrik atau lampu, relasinya luas,support pria atau wanita, maksimal 30 tahun.
minimal STM atau D3. Pengalaman listrik dan presentasi produk
CV Belleza permata hijau GP Towe lantai 21 unit 02
Jl. Arteri soepeno No.34 Jkt 12210

butuh banyak dokter/ perawat / akper/ wanita/ single/ kirim ke green ville, Blok 1 No.10. Jakbar. 11510

Butuh guru atau translator mandarin atau inggris, sekolah atau perusahaan, di lippo karawaci BSD, Pamulang, Bekasi, Jakarta.
021 98294917



Butuh kepala sekolah SMP maksimal 45 tahun , S1 B.inggris aktif/ gueu penjas atau renang, pustakawan, guru bidang studi lainnya.
kirim ke HRD Albayyan ciledug mail: maseddy_saja@yahoo.co.id



Kamis, 30 September 2010

halal bihalal IKRAF




Kegiatan / Acara halal bihalal keluarga besar IKRAF
Minggu, 26 September 2010





Jumat, 20 Agustus 2010

Kang Ibing jadi DAI

Jumat, 20 Agustus 2010 | 00:49 WIB
Sepenggal Kisah Kala Kang Ibing Jadi Dai

JAKARTA, KOMPAS.com — Raden Aang Kusmayatna Kusumadinata atau gampangnya panggil saja Kang Ibing. Ia adalah sosok yang penuh warna. Mengawali kariernya sebagai pelawak, aktor film, pembawa acara, hingga pendakwah. Profesi terakhir dijalani Kang Ibing hingga akhir hayatnya.

Kang Ibing dikenal sebagai sosok yang rendah hati. Ia bisa bergaul dengan siapa saja tanpa sekat, tak terkecuali tukang sambit rumput hingga tukang becak.
Obrolannya tentu saja tentang hal-hal yang "kecil", "murah", dan merakyat. Ini berbeda sekali dengan kegiatan Ibing saat hadir bersama "selebriti" yang wangi dan mentereng.

Bergaul dengan orang-orang bawah memberi keyakinan kepada Kang Ibing untuk tetap menginjak bumi. Kang Ibing memang bisa merasakan berbagai macam nuansa kehidupan itu.

Ber-"profesi" sebagai pelawak membawanya lebih banyak melanglang buana. Ia sudah ke Australia dan tentu saja ke sejumlah sudut Nusantara. Inilah yang membuatnya merasakan nikmat hidup ketika bisa mencicipi nuansa-nuansa kehidupan yang amat berbeda dari waktu ke waktu.

Kepada wartawan harian umum Kompas, TD Asmadi, di tahun 1997, mahasiswa drop out Fakultas Sastra Jurusan Sastra Rusia Universitas Padjadjaran, Bandung, itu menuturkan kisahnya terlebih sebagai seorang pendakwah. Ada warna dan nuansa yang berbeda. Ya, bisa jadi, malam hari ia berceramah di sebuah hotel mewah dan mentereng, lalu esok harinya memberi siraman rohani pada acara khitanan seorang anak yang orangtuanya sangat sederhana.

"Barangkali, biaya seluruh khitanan anak itu hanya cukup untuk membeli makan sepuluh orang yang hadir di hotel tadi malam," ujarnya kala itu.

Pada kesempatan lain, ia harus berjalan kaki beberapa kilometer untuk sampai di rumah pengundang karena kendaraan beroda empat tidak bisa masuk. Padahal beberapa waktu sebelumnya dengan nikmat ia tidur di atas mobil yang melaju di jalan bebas hambatan.

Karena itulah, ia mengenal betul apa yang dikatakan orang tentang kesenjangan
itu. Ia pernah merasakan hidup di antara mereka yang berlebihan dan juga di antara mereka yang pas-pasan, bahkan kekurangan. Katanya, "Itu yang tidak bisa dirasakan orang lain. Saya sangat bersyukur."

Karena berbagai nuansa itu, ia pernah merasakan pengalaman-pengalaman yang tidak dirasakan orang lain. Ia, misalnya, pernah diarak berkeliling desa siang hari sebelum malam harinya melakukan ceramah. Ia pernah mendapat seekor kerbau, sebagai honor ceramah—yang tentu saja ditolaknya.

Tuturnya, "Bagaimana saya membawanya dan bagaimana pula nanti saya
memeliharanya?"

Suatu waktu, ketika diundang ke suatu pesantren, ia diajak berbicara bahasa Arab seorang kiai sepuh. "Saya hanya bisa senyum-senyum saja karena memang saya tidak bisa berbahasa Arab," ceritanya.

Pada waktu yang lain, ketika sedang berceramah, ia dibisiki tuan rumah agar pecinya dimiringkan, persis seperti ketika berperan sebagai Kang Ibing. "Tentu saja bingung, tetapi saya kabulkan juga meski hanya sebentar karena itu permintaan anak tuan rumah yang dikhitan," kata Ibing, yang kala itu berusia 52 tahun.

Rupanya, Ibing diundang atas permintaan anak yang disunat sehingga ketika Ibing tampil tidak dengan peci yang dipalangkan, sang anak protes.

Pada saat lain ia diminta mengobati seorang anak yang sedang sakit. Pernah juga dia diminta menyembuhkan orang yang kesurupan. "Saya tempeleng saja, eh, malah dia sembuh," ujar Ibing.

Menjadi pendakwah bolehlah disebut tidak pernah dicita-citakannya. Suatu hari ketika Hadori, yang punya warung sate di depan Stasiun Kereta Api Bandung, mengadakan hajatan, yang diundang untuk berceramah tidak datang. Ibing pun diminta tampil, kata tuan rumah, "Tiga menit saja."

Jadilah Ibing berdiri di depan dan berbicara seingatnya. "Rupanya ada orang yang tertarik, lalu esok harinya mengundang saya. Begitu seterusnya sampai sekarang," ujar suami seorang istri, Nike Wahyuningsih, dan ayah dari tiga anak, yakni Dikdik Kusumadika, Mega Kusmananda, dan Diane Fatmawati.

Meski tidak "disengaja", dia tidak sembarangan tampil. Ia selalu mempersiapkan segala sesuatunya sebelum muncul. Ia membaca-baca buku yang sesuai dengan yang akan hadir. Ia bisa melakukan itu karena sebelum menjalani "profesi" pendakwah ini, ia mempunyai kegemaran membaca buku, semua macam buku.

"Karena kini saya sering berceramah agama, prioritas buku-buku yang saya beli adalah buku-buku agama," katanya.

Membaca buku merupakan kenikmatan tersendiri bagi Ibing. "Kalau kita membaca sebuah buku, rasanya kita ngobrol dengan penulisnya. Karena itu, kalau saya baca buku karangan Al Ghazali, serasa saya berbicara langsung dengan Al Ghazali," tuturnya. (PIK/EH)

Pecahan Rp 50.000 dan Rp 20.000 Tak Laku

Pecahan Rupiah
Pecahan Rp 50.000 dan Rp 20.000 Tak Laku
Jumat, 20 Agustus 2010 | 17:49 WIB
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN

JAKARTA, KOMPAS.com — Anda masih menyimpan uang pecahan Rp 20.000 dan Rp 50.000 lama? Silakan disimpan saja sebagai koleksi. Mulai besok, pecahan kertas emisi 1992, 1993, dan 1995 itu tak bisa ditukarkan lagi.

Ini terjadi karena masa penarikan sejumlah uang lama tahun emisi 1992, 1993, dan 1995 sudah habis hingga hari ini, Jumat (20/8/2010), pukul 16.00 WIB. Mulai besok, uang-uang kertas tersebut sudah tidak bisa lagi ditukarkan dengan terbitan terbaru. Dengan kata lain, uang-uang itu sudah tidak dapat digunakan untuk segala transaksi.

Bank Indonesia (BI) melalui peraturan BI No. 2/18/PBI pada tanggal 20 Juli 2000 mengatur tentang pencabutan dan penarikan dari peredaran uang dengan pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000 tahun emisi 1992, uang Rp 50.000 tahun emisi 1993 dan 1995, serta uang Rp 50.000 plastik tahun emisi 1993.

Jangka waktu penukaran berlaku selama 10 tahun, mulai dari 21 Agustus 2000 hingga 20 Agustus 2010 di bank umum. Pada lima tahun pertama dan selanjutnya, penukaran langsung di BI. "Terakhir hari ini. Pengumuman sudah diberikan sejak 10 tahun lalu, dan kita rasa itu sudah cukup. Hingga hari terkahir ini paling hanya satu-dua yang menukarkan, sudah jarang yang punya," kata Kepala Bagian Peredaran Uang Bank Indonesia Ery Setiawan, Jumat (20/8/2010).

Ery menjelaskan, umur sebuah cetakan uang biasanya 5-7 tahun. Setelah itu, BI akan mengeluarkan uang cetakan terbaru dan mulai menarik cetakan-cetakan lama tersebut.


sumber: kompas.com

Senin, 02 Agustus 2010

kubur diri

PENGGUSURAN
Aksi Kubur Diri Terus Berlanjut
Selasa, 3 Agustus 2010 | 10:56 WIB
LEO SUNU
Salah seorang warga Rawa Kebo, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/8/2010) tengah menguburkan dirinya menolak rencana penggusuran lahan yang ditempatinya,

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi kubur diri yang dilakukan warga Jalan Rawasari Selatan, Rawa Kebo, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, kembali berlanjut pada Selasa (3/8/2010). Empat orang warga, yakni Salmah, Juju, Diatmosuminto, dan Untung kembali mengubur dirinya di lubang sedalam sekitar 1 meter.

Aksi empat warga ini merupakan aksi lanjutan setelah sebelumnya pada Senin (2/8/2010) kemarin mereka juga melakukan aksi serupa. Mereka menolak rencana penggusuran Pemprov DKI Jakarta atas tanah seluas sekitar 1.300 meter persegi yang kini mereka tempati.

Keempatnya memulai kembali aksi ini mulai sekitar pukul 08.00. Dengan dibantu oleh warga lainnya, mereka menggali ulang lubang kubur yang sempat ditutup. "Pokoknya kita minta kemanusiaannya kepada Pemerintah," ucap Salmah saat ditanya tujuan aksi tersebut.

Salmah mengaku akan terus bertahan sekuatnya hingga ada tanggapan dari Pemprov DKI Jakarta terkait lahan yang kini ditempatinya bersama sekitar 33 kepala keluarga lainnya. Wanita paruh baya ini tetap menolak jika lahan tersebut diambil alih Pemprov DKI Jakarta. "Ya, kita bertahan aja sekuatnya. Selama-lamanya kita mampu kita tetep di sini," kata dia.

Salmah dan empat orang lainnya itu kemudian bertahan di dalam urugan tanah tanpa bisa banyak bergerak. Tampak terlihat hanya kepala mereka saja yang menyembul di atas tanah.

Tawuran lagi

Panjang Nian Musim Tawuran Kali Ini
Selasa, 3 Agustus 2010 | 10:51 WIB
TRIBUN TIMUR/ABBAS SANDJI
Kelompok mahasiswa Unhas terlibat tawuran, Selasa (25/5/2010). Tidak ada informasi pasti penyebab tawuran tersebut.

Musim durian telah jauh pergi, begitu juga mangga, musim rambutan baru tiba sekira dua bulan lagi, satu-satunya musim yang panjang usianya di negeri ini ternyata tawuran.

Kenangkanlah, sejak membuka tahun 2010 di bulan Januari, udara kita telah dipenuhi berbagai huru-hara. Pada Minggu (3/1) dini hari di Cirebon , dua kelompok pemuda berbeda kampung, yaitu Kampung Kesunean Utara dan Cangkol, yang sama-sama bermukim di Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, terlibat perkelahian massal.

Bulan Januari pun ditutup oleh tawuran para suporter kesebelasan yang berlaga pada Liga Indonesia. Mereka yang bergelut adalah Sesama suporter Persija, Persijap dengan Persija, Persija dengan Persib, belum lagi bonek yang bikin resah di sepanjang jalan yang mereka lalui.

Memasuki bulan Februari, tgl 17 tepatnya, tawuran mahasiswa pecah di kampus Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Dua kelompok yang bertikai berasal dari fakultas teknik dan fakultas peternakan.

Pada 6 maret tawuran antar pemuda terjadi di Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, yang menyebabkan satu orang tewas. Frederik Lusa Saba Neno, mahasiswa Universitas Kristen Kupang asal Belu yang menghuni asrama Bougenvile, di Kelapa Lima, tewas terpanah. Tanggal 12 Maret, dua kelompok pelajar perang batu di sepanjang Jalan Raya H. Edi Sukma, di Desa Pasirmuncang Kecamatan Caringin, Jumat siang. Tawuran pelajar ini mengakibatkan kemacetan di sepanjang jalan dari arah Ciawi hingga perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.

Seminggu kemudian, tawuran antar desa terjadi di Kabupaten Cirebon, Selasa (20/4) dinihari. Akibatnya sejumlah warga mengalami luka serta rumah mengalami rusak.

Sehari berikutnya, dua kelompok warga di Mataram, Nusatenggara Barat, Rabu (21/4) tawuran. Dua orang terluka. Warga Punia Sabe dan Punia Keteng saling lempar batu serta botol usai menonton hiburan dangdut.

Yang menyedihkan adalah saat anak-anak SD juga telah mempraktikan tauladan buruk dari para seniornya, belasan anak usia belasan tahun yang masih mengenakan seragam sekolah dasar terlibat tawuran di bawah fly over Jalan Latumenten, Jakarta Barat, Sabtu (22/5) siang. Mereka saling lempar batu. Belum diketahui masing-masing kelompok yang terlibat tawuran tersebut.

Bulan Mei akhir, suporter Persija Jakarta, Jakmania, terlibat tawuran dengan warga di sekitar Pejompongan, Jakarta Pusat. Mereka saling melempar batu.

Selain Jawa, Makassar rupanya menjadi wilayah langganan tawuran. Memasuki bulan Juni, tawuran antarmahasiswa satu kampus di Universitas Negeri Makassar, Selasa malam (15/6) menyebabkan dua korban terluka dan kritis di Rumah Sakit Polri Bhayagkara. Kedua korban itu adalah mahasiswa jurusan teknik otomotif, Dodo Rifaldi (20), warga Jalan Paopao, dan Suardi bin Amirudin, warga Jalan Muhjirin Nomor 23 Makassar.

Sebulan kemudian, tawuran antara kampung Kesunean Utara dan Cangkol Selatan Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, Jawa Barat, kembali terjadi, Minggu (11/7/2010) dinihari.

Membuka bulan Agustus, Dua kelompok pemuda di Jalan H. Makadompit di depan Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Ahad (1/8) dini hari, kembali tawuran. Empat pemuda terluka akibat terkena busur.Dua kelompok pemuda di Jalan H. Makadompit di depan Universitas Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Ahad (1/8) dini hari, kembali tawuran. Empat pemuda terluka akibat terkena busur..

Sehari kemudian, gara-gara saling ejek antarpelajar memicu tawuran di sepanjang Jalan Kramat, dekat markas Kepolisian Sektor Jakarta Pusat, Senin (2/8). Puluhan pelajar dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) perang batu di tengah jalan. Akibatnya, lalu lintas dari arah Senen menuju Matraman macet total.

Musim tawuran kali ini memang panjang, sangat panjang dan sudah sampai pada titik mengerikan. Data BPS 2008 memaparkan: 2283 desa di Indonesia mengalami perkelahian massal, konsentrasinya di Jabar (270 desa), Jateng (262 desa), Papua (230 desa), NTT (165 desa) dan Jatim (176 desa). Belum lagi tawuran pelajar, mahasiswa, antar kampung.

Menurut seorang sosiolog asal Jerman, Emille Durkheim, tawuran termasuk perilaku menyimpang atau deviance. Faktor penyebab deviance sendiri beraneka ragam sehingga diperlukan analisis dengan perspektif sosiologi konflik untuk menemukan upaya rekonsiliasi yang mampu mengamodasi permasalahan tersebut.

Tapi rupanya teori Tuan Durkheim di atas memang rada kurang pas untuk negeri ini. Lihatlah, berapa kali rekonsiliasi terjadi di Papua, tapi nyatanya perang suku masih terjadi. Berapa puluh kali para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pelajar, guru, dikumpulkan untuk mengakurkan mereka yang bersengketa, toh tawuran masih saja terjadi.

Komitmen itulah saya kira yang jadi soal. Jika di Barat tempat Tuan Dur bermukim, semua orang menghormati komitmen, di negeri ini rasanya menganggap komitmen tak lebih dari obrolan ringan yang dengan gampang dilupakan.

Tentu ada soalnya mengapa kita amat mudah mengabaikan komitmen. Salah satu penyebabnya adalah suri tauladan yang kita dapatkan dari para tokoh yang juga menganggap remeh komitmen. Simaklah beberapa peristiwa, betapa komitmen untuk mengabdi kepada bangsa dan negara oleh para pejabat ternyata cuma omong kosong yang berujung pada banyaknya pejabat yang masuk bui karena kasus korupsi.

Belum lagi contoh buruk yang dipamerkan oleh para anggota dewan yang kerap berantem dan menjadi sajian khalayak di televisi. Belum lagi situasi lainnya, terutama ekonomi, yang amat mengimpit bangsa ini, yang membuat sebagian warga putus asa dibuatnya.

Untuk tawuran pelajar, mungkin saja anggapan yang menyatakan bahwa prosedur pendidikan di Indonesia berpengaruh terhadap koflik yang marak terjadi, benar adanya. Pendidikan di negeri ini cenderung memaksakan seorang pelajar untuk berpikir sesuai dengan kurikulum yang dibuat oleh pemerintah. Dan kurikulum cenderung mengeksploitasi kemampuan berpikir dari pelajar. Akibatnya para pelajar merasa dipenjara oleh fakta sosial pendidikan yang ada sehingga ingin melakukan hal yang menurut mereka di luar dari fakta sosial tersebut dan bersifat deviance.

Bukankah pendidikan sebenarnya hanyalah sekumpulan konsep dari rumus, teori, dan ujian? Tapi mengapa kita mempertaruhkan masa depan bangsa kita sedahsyat seperti sekarang ini? Pemerintah dengan pongah memaksakan kehendaknya untuk menyelenggarakan Ujian Nasional, yang di sebaliknya juga minta ampun banyaknya kecurangan yang terjadi.

Sambil berharap-harap cemas, moga-moga musim tawuran yang panjang ini cepat pergi. Entahlah siapa yang akan menggebahnya dari bangsa ini. Mungkin para seniman yang selama ini kerap mengharumkan nama bangsa--tapi sering pula diabaikan oleh negara--bisa mulai diberdayakan secara maksimal, setidaknya untuk meneduhkan hati dan pikiran bangsa ini. Atau..

Jodhi Yudono

Seleksi Calon Suami

Selasa, 3/8/2010 | 11:05 WIB

KOMPAS.com - Setiap hari, berjuta-juta orang mencari pasangan untuk mengalami rasa cinta yang istimewa. Mencintai seorang pria untuk kemudian melangkah ke jenjang pernikahan merupakan impian hampir setiap perempuan. Namun, tentunya kita juga tidak bisa sembarangan dalam menentukan seseorang yang akan menjadi pasangan. Boleh saja sih, asal-asalan, asal baik, asal mapan, asal tanggung jawab, dan lain-lain.

Karena Anda bukan peramal yang bisa melihat seseorang itu baik atau tidak, maka Anda perlu melakukan wawancara. Tentu saja, wawancara yang dilakukan berbeda dengan job interview atau wawancara kerja di perusahaan. Mengapa (Why), Siapa (Who), Apa (What), Kapan (When), dan Di mana (Where), proses interview calon suami dilakukan?

Mengapa (Why)?
Perempuan dan pria merupakan dua insan yang diciptakan dengan segala keunikan. John Gray (2005) mengungkapkan perbedaan pria dan perempuan layaknya Mars dan Venus. Nah, perbedaan-perbedaan antara Anda dan pasangan dapat dijembatani dengan proses saling mengenal melalui tahap interview. Wawancara tersebut dilakukan dengan tujuan:

- Menemukan nilai dan tujuan hidup pasangan
Pernikahan ibarat sebuah perahu layar yang dikemudikan oleh 2 orang. Perahu tidak akan sampai di tempat tujuan jika pengemudinya memiliki tujuan berbeda. Kedua orang ini harus memiliki nilai dan tujuan yang sama agar bahtera pernikahan dapat tiba di tujuan.

- Menemukan hal-hal yang unik
Pria sangat senang untuk diterima, dipercaya, dihargai dan dikagumi. Dengan menemukan hal-hal unik dari pasangan, maka Anda bias memberi pujian padanya di bidang-bidang yang menjadi kebanggaannya.

- Mengetahui siapa orang-orang di sekelilingnya
Dengan mengenal orang-orang di sekelilingnya, di antaranya keluarga, sahabat, dan teman-temannya, maka Anda dapat mengetahui pola interaksi dan pola pergaulan si dia. Anda juga bisa mengorek siapa dia sesungguhnya dari mereka.

Siapa (Who)?
Secara statistik jumlah perempuan lebih banyak dibandingkan pria. Namun, tidak berarti semua pria yang Anda kenal perlu di-interview. Proses interview perlu dilakukan hanya kepada seseorang yang potensial menjadi suami. Potensial di sini bukan hanya materi, melainkan potensi untuk memberikan kebahagiaan lahir dan batin.

Apa (What)?
Layaknya sebuah interview pekerjaan, interview untuk calon suami pun berupa tanya jawab dengan tujuan saling mengenal pribadi pasangan. Pertanyaan-pertanyaan interview ditujukan untuk mengetahui filosofi hidup terkait dengan karier, keluarga, keuangan, dan visi hidupnya. Beberapa pertanyaan yang dapat menggambarkan filosofi hidupnya:
- Jika kamu memiliki uang sebesar 1 miliar rupiah, bagaimana kamu akan menggunakannya?
- Dalam 5 tahun ke depan, kira-kira kamu akan seperti apa, ya?
- Kalau karier aku lebih tinggi, bagaimana?

Kapan (When)?
Proses interview harus dilakukan secara santai dan terselubung agar pasangan tidak merasa sedang dihakimi. Jangan pernah membawa kertas dan pulpen untuk mencatat jawabannya. Apalagi meminta dia yang menuliskannya untuk Anda, ini bukan sedang tes kerja. Catat semua jawaban itu di dalam ingatan saja, untuk kemudian dijadikan pertimbangan untuk meneruskan atau menghentikan hubungan.

Di mana (Where)?

Proses interview sebaiknya dilakukan saat si dia dan Anda berada dalam aktivitas yang membuka banyak kesempatan baginya untuk mengemukakan pendapat. Beberapa tempat yang dapat memudahkan proses percakapan adalah toko buku, acara sosial, transportasi umum, dan klub olahraga. Tempat-tempat romantis seperti bioskop tidak akan membuka banyak potensi percakapan, begitu kata Margareth Kent dalam bukunya How to Marry the Man of Your Choice.

Hubungan cinta dapat berlangsung lama, kalau Anda dapat mempelajari, mencintai, dan mendukung orang yang Anda cintai dengan cara yang lebih baik. Proses interview ini merupakan salah satu cara bagi Anda untuk mengenal siapa dan apa di balik sosok pria yang akan menjadi calon pasangan Anda. Jadi, sudah dapat orang yang akan Anda interview?

(Fadliah Mirnawati/Majalah Chic)

Minggu, 01 Agustus 2010

LAPAN Bikin Satelit Mikro Bersama Jepang

LAPAN Bikin Satelit Mikro Bersama Jepang
Kamis, 29 Juli 2010 | 09:07 WIB
Kompas/Ninok Leksono
RX 320, Roket Lapan bergaris-tengah 320 mm mulai meluncur dalam uji peluncuran di Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, Rabu (2/7).

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) terlibat dalam pembuatan dua satelit, Micro-STAR dan EO-STAR, yang didanai Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA).

Rancang bangun dan rekayasa dua satelit tersebut merupakan bagian dari kerja sama multilateral Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) yang bertujuan mengembangkan satelit di kawasan Asia Pasifik atau Satellite Technology for the Asia Pacific Region (STAR). Program ini melibatkan lembaga antariksa dari Malaysia, Thailand, Vietnam, Korea, dan India.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Teknologi Elektronika Dirgantara Lapan Toto Marnanto Kadri dalam Pertemuan Grup untuk Koordinasi Program STAR di Jakarta, Rabu (28/7/2010).

Satelit mikro berbobot 50 kg hingga 100 kg ini akan diluncurkan tahun 2013 diboncengkan pada satelit besar dengan roket India. Satelit Micro-STAR akan membawa muatan antara lain alat GPS, sensor seismo, dan pengindraan jauh.

Sementara peluncuran satelit kembar Lapan A-2 dan Lapan A-3, hasil rancang bangun dan rekayasa ahli Lapan, dijadwalkan diluncurkan dengan roket India tahun depan. Program lanjutan dalam kerja sama STAR adalah pembuatan satelit berkategori kecil atau berbobot 300 kg-500 kg. (YUN)

Apple Dituduh Menyensor Novel-novel Erotis

Apple Dituduh Menyensor Novel-novel Erotis

Jumat, 30 Juli 2010 | 17:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Apple dituding menyensor novel-novel erotis untuk iPad yang beredar di iTunes. Hal tersebut terlihat dari hilangnya sejumlah judul buku yang sebelumnya bertengger di jajaran atas buku terlaris di gerai online Apple tersebut secara bersamaan.

Blonde and Wet, the Complete Story adalah salah satu novel yang hilang di top 10 novel-novel yang laris untuk iPad. Novel tersebut terdaftar sebagai salah satu novel erotis dari 3 novel yang sedang laris. Namun, sejak awal pekan ini, novel-novel tersebut menghilang. Keempat novel erotis tersebut menghilang bersamaan dan digantikan sejumlah judul buku, salah satunya otobiografi Peter Mandelson.

Seorang analisis pemeringkatan buku mengatakan bahwa tidak mungkin buku-buku erotis mengilang secara bersamaan dari daftar tanpa sengaja dihapus. Belum ada penjelasan resmi dari Apple soal hilangnya buku-buku erotis tersebut dari daftar teratas.

Ini bukan kali pertama Apple gerah dengan hal-hal berbau pornografi. Sebelumnya, CEO Apple Steve Jobs memang menegaskan sikap Apple yang tidak menoleransi adanya pornografi pada aplikasi yang dijual di layanan App Store.

Sebagai informasi, penulis paling populer di kalangan pengguna iPad kini adalah Carl East (55). Saat ini, ia telah menulis 70 buku yang mengandung hal-hal erotis. Beberapa buku yang ia tulis menempati urutan pertama, kedua, dan ketujuh dalam urutan buku-buku paling dicari sebelum semuanya itu dihapus.

Munculnya iPad memang membawa angin segar buat penulis buku-buku erotis dan pembacanya. Buat penulis seperti East, jangan harap masuk daftar penulis favorit di toko buku konvensional. Namun, dengan adanya iPad, ia bisa merasakannya. Buku erotis digital laris karena, buat pengguna iPad, membaca buku erotis bisa dilakukan sembunyi-sembunyi tanpa risih jika membawa buku versi cetaknya.

burung merak

Keanekaragaman Hayati
Menyibak Daya Tahan Merak
Selasa, 27 Juli 2010 | 03:33 WIB
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Merak hijau (Pavo muticus muticus) jantan membentangkan sayapnya untuk menarik perhatian sang betina di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Merak hijau di Indonesia hanya tersebar di Pulau Jawa dan merupakan satwa langka yang dilindungi undang-undang.

"Saya justru mencari tahu mengapa merak jawa hijau masih ada," kata Jarwadi B Hernowo, peneliti dan dosen Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. Jarwadi menyampaikan hasil penelitiannya ini pada Simposium Asosiasi Biologi Tropika dan Konservasi, 19-23 Juli 2010.

Merak jawa hijau (Pavo muticus muticus) salah satu jenis burung paling diburu yang kini nyaris punah. Di tengah kerusakan serta menciutnya hutan yang menggerus ruang-ruang hidup bagi aneka satwa burung itulah Jarwadi berusaha menyibak rahasia daya tahan salah satu spesies merak ini di pulau terpadat Indonesia, yaitu Jawa.

Jarwadi mengembangkan riset atau studi kasus di Taman Nasional Baluran, Alas Purwo, serta Meru Betiri di wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Jember, Jawa Timur. Ia juga meneliti sebaran merak jawa hijau di hutan-hutan produksi komoditas jati di sekitar taman-taman nasional tersebut.

Di Jawa Barat, Jarwadi mengembangkan risetnya di kawasan hutan Buah Dua, Sumedang. Berikut riset di hutan-hutan pinus di sekitarnya, termasuk hutan di lereng Gunung Cikuray, Garut.

Tidak bergantung

Melalui risetnya, Jarwadi telah mengingatkan pentingnya untuk mengetahui apa saja yang membuat merak hijau jawa masih bisa tetap bertahan hingga sekarang. Dengan mengetahuinya, Jarwadi membuka peluang bagi pemerintah dan masyarakat untuk tetap melestarikan merak jawa hijau.

”Kesimpulannya, merak jawa hijau masih bisa bertahan selama ini karena tidak bergantung kepada hutan,” kata Jarwadi.

Merak jawa hijau masih bisa ditemui Jarwadi di pinggir-pinggir hutan atau taman-taman nasional. Merak jawa hijau itu mendapatkan suplai makanan di padang rumput serta semak belukar yang terdapat di ruang terbuka.

Merak jawa hijau adalah hewan herbivor. Mereka memakan dedaunan rerumputan serta bebijian dari buah semak belukar.

Hutan merupakan tempat berlindung. Merak jawa hijau bertengger di dahan pepohonan hutan yang tinggi. Namun, betina merak jawa hijau ketika bertelur dan mengerami telur-telurnya kembali ke semak belukar.

”Rahasia lain daya tahan merak jawa hijau terletak pada populasi kelompok yang tidak terlampau besar sehingga kelompok-kelompok kecil tersebar hingga bisa mencapai peluang bertahan hidup yang lebih besar,” kata Jarwadi.

Satu kelompok merak jawa hijau bisa berkisar 30 individu. Karakter burung berbobot badan 3 kilogram hingga 5 kilogram ini berpoligami. Satu pejantan merak jawa hijau mengawini 4-7 merak jawa hijau betina. Keunikan lain dijumpai pada tingkat usia populasi merak jawa hijau dalam suatu kelompok.

Karakter usia merak jawa hijau berupa piramida terbalik. Usia merak jawa hijau muda lebih sedikit jika dibandingkan dengan merak jawa hijau tua.

Ada peluang bahwa merak jawa hijau pada usia muda itu lebih suka keluar dari kelompoknya dan hidup mengembara untuk mencari pasangan hidup.

Reog Ponorogo

Menjumpai merak jawa hijau nan molek di Jawa kini barangkali merupakan sebuah kemewahan.

Namun, keindahan bulu-bulunya masih bisa kita nikmati sebagai aksesori reog ponorogo. ”Satu reog ponorogo menggunakan sedikitnya 1.000 helai bulu merak jawa hijau,” kata Jarwadi.

Warna bulu jenis merak ini hijau mengilap.

Satu ekor merak jawa hijau memiliki sekitar 150 helai bulu.

Jenis satwa ini dilarang untuk ditangkap dan diperdagangkan. Kegiatan penangkarannya pun masih teramat langka.

Jumlah populasi di Taman Nasional Meru Betiri pada 2003-2004 berkisar 30 ekor. Di Baluran pada 1995 diketahui masih ada sekitar 100 ekor, sekarang diketahui berkurang menjadi sekitar 75 ekor. ”Di Alas Purwo berbeda. Di sana justru terjadi peningkatan,” kata Jarwadi.

Menurut dia, merak jawa hijau di Alas Purwo pada 1998 diperkirakan mencapai 40 ekor. Pada 2007 ternyata meningkat menjadi 80 ekor.

Peningkatan populasi merak jawa hijau ini diduga akibat berkurangnya perburuan. Pembukaan hutan rapat untuk tumpangsari juga menambah ruang hidup bagi merak jawa hijau.

”Saat ini tidak terlambat bagi pemerintah atau kelompok masyarakat yang ingin melestarikan merak jawa hijau,” kata Jarwadi.

Jenis merak, menurut Jarwadi, terbagi berdasarkan warna hijau dan biru. Jenis merak biru masih terdapat di India, sedangkan merak hijau masih tersebar di Jawa, Myanmar, Malaysia, dan Indochina.

Fragmentasi hutan

Jarwadi menyebutkan, fragmentasi hutan adalah ancaman serius bagi keberlangsungan keragaman genetika merak jawa hijau ataupun satwa liar lain. Fragmentasi hutan adalah berupa kondisi terbelahnya hutan oleh pengalihan fungsi untuk perkebunan, pertanian, atau permukiman.

Fragmentasi menjadikan hutan tak lagi berupa satu keutuhan. Hutan makin terbagi-bagi menjadi bagian lebih kecil. Pada akhirnya, peluang interaksi populasi merak jawa hijau terhadap populasi lainnya terpisahkan. Peluang untuk kawin silang menjadi kian sempit.

”Fragmentasi hutan menyebabkan merosotnya gen-gen merak jawa hijau akibat kawin dengan anggota populasi yang sama,” kata Jarwadi. Anggota populasi yang sama kemungkinan besar sedarah karena merak jawa hijau berpoligami.

Akibat dari perkawinan sedarah itu memerosotkan kualitas genetika merak jawa hijau. Ancaman berikutnya, daya tahan merak hijau jawa akan semakin melemah sehingga akan menuju kepunahan. Hal ini berlaku pula bagi jenis satwa lain. Jarwadi mencemaskan keberadaan merak jawa hijau sekarang.

Asosiasi Biologi Tropika dan Konservasi (The Association for Tropical Biology and Conservation/ATBC) merupakan perhimpunan para biolog dunia. Konferensi asosiasi ini dimulai pada 1963 dan Indonesia sudah terlibat menjadi peserta sejak awal.

Tahun ini merupakan kali pertama Indonesia menjadi penyelenggara dan tuan rumah konferensi ATBC. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Universitas Indonesia (UI) ditunjuk untuk mengorganisasi penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan 900 ilmuwan di bidang biologi dari sekitar 60 negara tersebut.

Sebanyak 40 simposium digelar untuk mempresentasikan 464 naskah selama empat hari (20-23 Juli 2010). Menurut Kepala LIPI Lukman Hakim, hasil riset lainnya dituangkan ke dalam poster yang digelar mencapai 200 lembar meski pada kenyataannya jauh lebih sedikit dari jumlah tersebut.

Peneliti senior dari Lembaga Center for International Forestry Research (Cifor), Daniel Murdiyarso, mengatakan, persoalan penting sekarang ini salah satunya adalah makin hilangnya berbagai biodiversitas atau keanekaragaman hayati. Kehilangan biodiversitas secara tidak langsung bisa berdampak terhadap kelangsungan pangan.

Presiden ATBC Profesor Frans Bongers, dalam konferensi pers pencanangan Deklarasi Bali dari konferensi ATBC 2010, menyatakan, dengan banyaknya keanekaragaman hayati yang terjaga dengan baik, kita dapat berbuat banyak untuk mencapai hal-hal yang lebih baik.

Melalui risetnya, Jarwadi telah mengingatkan pentingnya untuk mengetahui apa saja yang membuat merak hijau jawa masih bisa tetap bertahan hingga sekarang. Dengan mengetahuinya, Jarwadi membuka peluang bagi pemerintah dan masyarakat untuk tetap melestarikan merak jawa hijau.(Nawa Tunggal)

Sapi Berkaki Lima dan Dua Kelamin

Sapi Berkaki Lima dan Dua Kelamin
Minggu, 1 Agustus 2010 | 13:56 WIB
SURYA
Imam Wadji dan sapinya yang berkaki lima dan berkelamin ganda

KOMPAS.com — Seekor sapi milik Imam Wadji (58), warga yang tinggal di Jalan Durian RT 01 RW 01, Lingkungan Poleng, Kelurahan Keniten, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggegerkan warga setempat. Pasalnya, sapi berusia satu tahun tersebut memiliki lima kaki. Selain itu, sapi ini juga mempunyai dua alat kelamin.

Sapi yang dipelihara pasangan Mestri dan Wadji ini diperoleh dari warga Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, delapan bulan lalu. Saat itu, sapi masih berusia empat bulan.

Semula, Wadji tidak menyadari bahwa satu dari tiga sapi yang baru dibelinya itu memiliki keanehan. Begitu sudah besar, baru dia tahu jika sapi tersebut memiliki tubuh yang berbeda dengan dua sapi lainnya.

Kaki kelima dari sapi itu berada di dekat ekor. Layaknya kaki sapi lainnya, kaki kelima ini juga memiliki kuku. "Dulu saat membeli, saya tak tahu jika ada kelainan. Baru setelah besar tampak jelas kelainan itu,” ujarnya.

Wadji mengatakan, karena ada keanehan pada salah satu sapinya tersebut, istrinya, Mestri, melarang menjual sapi tersebut. Meski, lanjutnya, sempat ditawar seseorang dengan harga sebesar Rp 25 juta.

"Tetapi tak boleh dijual sama istri saya karena sapi ini membawa berkah tersendiri bagi kami,” tuturnya. (surya)

ariel parah

Riri Riza Acungi Jempol buat Ariel
Sabtu, 31 Juli 2010 | 00:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski baru pertama kerja bareng dengan Nazriel Irham alias Ariel, tetapi sutradara film Riri Riza memberi acungan jempol untuknya. Riri memuji dan menilai Ariel sebagai seniman yang berbakat.

"Kita pernah bekerja sama dan Ariel adalah seniman yang sangat berbakat. Kita berharap karya-karyanya akan tetap muncul di masa depan," kata Riri saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/7/2010).

Ariel pernah didapuk Riri untuk memeran tokoh Arai dewasa dalam film Sang Pemimpi. Sayangnya, sangat sulit bagi Ariel untuk bisa kembali membintangi Edensor, kelanjutan dari film yang ceritanya diangkat dari karya novel Andrea Hirata itu.

Mengenai kedatangannya ke Mabes Polri, Riri mengakui baru kali ini bisa menjenguk dan memberikan dukungannya terhadap Ariel. Riri berharap Ariel diberikan ketabahan untuk menjalani kasus yang sedang dihadapinya.

"Kita datang ke sini ingin menyampaikan dan memberikan support untuk kesehatan dan ketabahannya Ariel yang sedang ada masalah," tandasnya. (ANI)

FBR pergi, ketegangan usai di Rempoa

Kekerasan
FBR Pergi, Ketegangan di Rempoa Reda
Minggu, 1 Agustus 2010 | 00:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Massa Forum Betawi Rempug atau FBR bergerak ke Kebayoran Lama atau tepatnya sebelum perlintasan kereta api. Situasi pun terpantau sudah normal kembali.

"Massa FBR sekarang kumpul di sekitar Kebayoran Lama, tapi situasi masih normal," ujar Petugas Jaga Polsek Kebayoran Lama Briptu Sukardi kepada Tribunnews.com, Sabtu (30/7/2010) malam.

Pendapat serupa juga dilontarkan oleh Patricia, warga Rempoa, Bintaro. Kondisi di sekitar lingkungan rumahnya sampai dengan berita ini diturunkan sudah normal kembali. Akan tetapi, para warga belum berani keluar rumahnya masing-masing. "Sudah normal lagi sekarang," ungkapnya.

Sebelumnya, Jalan Rempoa, Bintaro, macet total. Konvoi massa FBR berujung bentrok dengan komunitas Betawi Kembang Latar. Massa FBR saling berhadapan dengan massa Kembang Latar. Berdasarkan informasi yang beredar, kedua kubu akan mendatangkan massa lebih banyak lagi.

Akibat bentrok dua kelompok komunitas Betawi itu, semua kendaraan dari berbagai arah menuju Bintaro mengalami kemacetan parah. Suasana menjadi bertambah ngeri karena di Jalan Pahlawan, tak jauh dari kawasan Bintaro, listrik dipadamkan.

Petugas TMC Polda Metro Jaya baru mendapatkan informasi terjadinya kemacetan di Jalan Bintaro yang disebabkan dari konvoi massa FBR. Selanjutnya, ada pengerahan personel polisi ke lokasi tersebut. (Willy Widianto)

Jumat, 30 Juli 2010

Sunat Simbolis, Solusi buat Perempuan

Sunat Simbolis, Solusi buat Perempuan

Sunat Simbolis, Solusi buat Perempuan

JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi sebagian masyarakat, khitan pada perempuan harus dilakukan karena bagian dari keyakinan dan budaya yang harus dilestarikan. Namun, dipandang dari sisi kesehatan, khitan bagi perempuan dinilai tidak bermanfaat dan dapat membahayakan kondisi kesehatan.

Menurut dr Artha Budi Susila Duarsa, MKes, dari Lembaga Studi Kependudukan dan Gender Universitas YARSI, Jakarta, melakukan khitan secara simbolis mungkin dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

"Semacam mengoles preposium (kulup) dengan kunyit atau betadine. Hal ini hanya untuk menyalurkan keyakinan dari orangtua bahwa anaknya sudah dikhitan. Padahal sebenarnya tidak dikhitan, namun dikhitan secara simbolik. Meski masih menjadi perdebatan, namun dinilai itu salah satu jalan keluarnya," kata dr Artha, Selasa (27/7/2010) pada peluncuran buku Khitan Perempuan: Dari Sudut Pandang Sosial, Budaya, Kesehatan, dan Agama.

Meskipun pemerintah melarang melakukan khitan karena melanggar UU Kekerasan terhadap Perempuan, proses khitan masih dilakukan di beberapa rumah sakit karena tumpang tindih dengan fatwa MUI yang meminta wanita muslim untuk dikhitan.

"Karena aspek keinginan masyarakat yang tinggi, maka proses khitan masih dilakukan secara sembunyi-sembunyi di rumah sakit dan klinik oleh dokter dan bidan," kata dr Artha, yang melakukan riset bersama peneliti lain dari Fatayat Nahdlatul Ulama dan The International Islamic Center for Population Research and Studies Universitas Al Azhar Kairo.

Khitan sendiri, dinilai dr Artha, tidak bermanfaat. "Khitan bagi perempuan tidak ada manfaatnya sama sekali. Karena itu, fakultas kedokteran tidak ada yang mengajarkan khitan untuk wanita. Kecil atau tidaknya tindakan yang dilakukan, karena berada dalam area sensitif wanita, dinilai sangat berbahaya. Mulai dari pembedahan sampai anastesi, yang paling parah dari khitan bisa menimbulkan kematian," kata dr Artha.

Namun sebaliknya, meskipun bahaya khitan sangat tinggi, tetapi persentase khitan meningkat 10 persen dari tahun lalu.



Sumber: kompas.com

Remaja Juga Perlu Kontrasepsi

Remaja Juga Perlu Kontrasepsi

Remaja Juga Perlu Kontrasepsi

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan seks pranikah belum memadai sehingga masih banyak kasus kehamilan yang tidak diinginkan. Di lain pihak, pemerintah tidak melayani kebutuhan kontrasepsi bagi remaja dan wanita belum menikah.

Dalam Data Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) tahun 2003 disebutkan bahwa dari 37.000 responden remaja dan perempuan belum menikah, 22 persennya mengalami kehamilan tak diinginkan.

"Remaja dan wanita belum menikah sebenarnya termasuk kelompok unmet needs atau akseptor KB yang tidak terlayani," kata Priya Subroto dari PKBI.

Kalangan remaja memang sudah termasuk dalam program sosialisasi BKKBN. Namun, hal itu berkaitan dengan tujuan MDGs yakni menurunkan angka pernikahan dini.

Saat ini, usia pernikahan pertama di Indonesia rata-rata antara 19 dan 24 tahun. Namun, data menunjukkan, 15,6 persen wanita menikah pada usia kurang dari 16 tahun. Priya mengungkapkan, remaja juga memiliki hak inividual untuk mendapat pelayanan kontrasepsi.

"Bila pemerintah tidak bisa memenuhi kebutuhan itu karena alasan tidak ada undang-undangnya, maka lakukan saja kemitraan dengan LSM," katanya.

Perilaku seksual remaja yang bermasalah dan harus disoroti adalah seks di luar nikah, seks tidak aman, dan seks berganti-ganti pasangan. Perilaku itu dapat berakibat fatal karena berisiko tinggi mulai dari kehamilan di luar nikah, tertular penyakit HIV/ AIDS, aborsi tidak aman, hingga kematian.

sumber: Kompas.com

Minggu, 18 Juli 2010

tabrakan kereta, 5o nyawa lewat

India
Kereta Tabrakan, 50 Tewas
Senin, 19 Juli 2010 | 10:07 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com — Sedikitnya 50 orang tewas dan banyak orang lagi cedera saat sebuah kereta penumpang menabrak bagian belakang kereta penumpang lain yang sedang berhenti di negara bagian Benggala Barat, India, Senin (19/7/2010) pagi.

Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, kereta ekspres Vananchal Bhagalpur-Ranchi, yang sedang berhenti di stasiun Sainthia, sekitar 200 kilometer dari kota Kolkata, ditabrak dari belakang oleh kereta ekspres Uttarbanga dengan tujuan Sealdah. Stasiun TV lokal menayangkan gambar petugas penolong sedang berusaha membawa korban cedera dari rongsokan kereta. Menurut laporan televisi, upaya pertolongan dimulai dua jam setelah tabrakan terjadi pada pukul 02.00 waktu setempat.

Menteri Perkeretaapian India Mamata Banerjee telah bergegas mengunjungi lokasi kecelakaan. Itu adalah kecelakaan kereta yang paling banyak merenggut korban jiwa di India sejak 28 Mei, saat sebuah kereta tergelincir dan ditabrak oleh kereta barang, juga di negara bagian Benggala Barat. Sebanyak 150 orang tewas dalam kecelakaan itu.

Media Indo-Asian News Service menyatakan, kereta ekspres Vananchal baru akan meninggalkan stasiun tersebut ketika kecelakaan terjadi. Penumpang yang cedera dibawa ke rumah sakit di Sainthia dan Suri, markas kabupaten Birbhum.

Selasa, 06 Juli 2010

Justin Bieber

Rabu, 7 Juli 2010 | 10:02 WIB
Justin Bieber, dari Kabar Idap Sifilis hingga Konser di Korut

LONDON, KOMPAS.com -- Penyanyi muda yang namanya lagi bersinar, Justin Bieber, kembali jadi bahan olok-olokan di jagat internet beberapa pekan terakhir ini.

Bulan lalu misalnya, sebuah posting di situs 4Chan menggiring semua pencarian ke kalimat "Justin Bieber menderita sifilis". Hal ini kemudian menjadikan hal itu menempati urutan teratas dalam hot searches list di Google Trend.

Beberapa hari belakangan ini, kabar tentang Bieber pun jadi obrolan, setelah namanya disebut-sebut sebagai penyanyi yang paling ditunggu di Korea Utara.

Suatu jajak pendapat muncul dengan pertanyaan tentang negara mana lagi yang sebaiknya dikunjungi penyanyi asal Kanada itu dalam tur konser "My World Tour".
Nah, banyak pengguna situs web imageboard 4chan memilih Korea Utara. Setiap hari, makin banyak saja yang menyarankan Bieber konser di negara tersebut.

Hingga kini, tercatat hampir setengah juta suara mendukung Bieber untuk menggelar konser di negara komunis tersebut.

Jajak pendapat yang berakhir pada 7 Juli itu, secara mengejutkan menempatkan posisi Korea Utara di urutan pertama, setelah sebelumnya berada dari posisi ke-24 dan jauh meninggalkan Israel.

Munculnya negara Korea Utara sebagai tempat konser Bieber, boleh jadi sebuah olok-olokan yang ditujukan kepada negara tersebut lantaran dinilai terlalu menutup diri dengan hal-hal berbau konser dari luar negeri.

Mereka yang memilih Biber untuk tampil di sana, boleh jadi pula bukan warga Korea Utara sendiri, mengingat negara mengontrol penuh media, termasuk mengakses Internet untuk warganya. Sehingga kemungkinan besar tidak ada voting yang berasal dari negara tersebut.

Kepada BBC News, juru bicara Kedubes Korea Utara di London bahwa semua permohonan tur harus ditujukan ke perwakilan mereka di PBB, "meski keputusan akhir tergantung Pyongyang," ujar juru bicara tersebut. (ANT)

Mobil Hidrogen Berbentuk Sepatu Roda

Mobil Hidrogen Berbentuk Sepatu Roda

Senin, 21 Juni 2010 | 17:34 WIB
Riversimpel
Mobil hidrogen imyut, dua penumpang dengan bentuk mirip sepatu roda.

LEICESTER, KOMPAS.com — Sebagian orang Inggris lagi deman mobil sel bahan bakar atau hidrogen. Mobil itu terutama untuk digunakan di dalam kota. Maklum, polusi kota-kota besar kian parah. Salah satu kota di Inggris yang juga memperkenalkan mobil hidrogen hasil kreasi warganya adalah Leicester. Mobil hidrogen yang diperkenalkan ini cukup menarik. Bentuknya seperti sepatu roda alias rollerskate.

Mobil ini dibuat oleh sebuah Riversimpel, sebuah perusahaan di kota tersebut yang mengkhususkan diri untuk merancang dan membuat kendaraan ramah lingkungan. Kendati tidak memberikan detail dimensi, perusahaan tersebut merilis informasi mengenai performa mobil tersebut.

Mobil yang bisa ditumpangi dua orang ini (termasuk pengemudi) bisa melaju pada kecepatan maksimum 80 km/jam. Sekali isi tangki, mobil hidrogen ini dapat dipakai menempuh perjalanan sejauh 360 km.

Bodinya dibuat dari bahan komposit yang ringan sehingga bobot mobil hanya 350 kg. Dengan ini pula, konsumsi bahan bakar—diseterakan dengan bensin—mencapai 78 km/liter. Tak kalah menarik, gas yang keluar dari knalpot bukannlah gas karbon, melainkan tetesan air. Hebatnya lagi, energi yang digunakan bisa diperbarui dan kita tak perlu khawatir dengan gonjang-ganjing harga minyak dunia.

Untuk menarik masyarakat, Dewan Kota Leicester pun menyewakan mobil ini. Sewanya, jika dikurs, sekitar Rp 2,7 juta per bulan. Keuntungan yang diperoleh penyewa, ya... biaya bahan bakar yang super irit!

Sebagai informasi, dalam proyek pertama antara Dewan Kota Leicester dan Riversimpel, sebanyak 5.000 mobil akan dibuat. Mobil itu pun saat ini sedang dites, terutama untuk penggunaan di daerah permukiman. Proyek yang diharapkan sudah bisa dijalankan pada 2012 ini juga bekerjasama dengan Universitas Leicester dan Universtas De Montfort untuk menentukan lokasi stasiun pengisian hidrogen.

Prototipe mobil ini secara khusus akan diperlihatkan di sirkuit Silverstone. Ia ternyata juga sudah diperkenalkan pada 10 Juni lalu di De Montfort Hall Leicester.

Penulis: ZBJ
Editor: zbj

Senjata Baru Kawasaki

Nih, Senjata Baru Kawasaki di Superbike

Rabu, 7 Juli 2010 | 10:56 WIB
autoevolution

JEPANG, KOMPAS.com - Baru 22 Juni lalu Kompas.com menampilkan gambar sketsa Kawasaki ZX-10R sebagai calon senjata barunya di ajang kejuaraan dunia Superbike (SBK) dan juga MotoGP di bawah bendera Kawasaki Racing Team (KRT). Kemarin, pihak prinsipal memperkenalkan sosok asli produksi 2011 yang masuk pasar pada semester kedua tahun ini. .

Tampilannya cukup garang. Kawasaki menampilkan yang full hitam di sekujur bodi dengan sentuhan tulisan khas Ninja berwarna merah berbingkai putih di sisinya.

Untuk mengetahui ketangguhan dan performa mesin, ZX-10R akan dijajal di sirkuit milik Suzuki. Menurut pihak Kawasaki, seperti dilansir autoevolution, kemarin, pengujian akan dilakukan selama dua hari. Jika performa motor baru ini seagresif tampilannya, maka tim akan mendapatkan awal kompetisi yang baik.

Belum ada penjelasan terkait mesin yang tersembunyi di balik faring. Kabarnya, dapur pacu baru disiapkan dan mampu menyemburkan tenaga mencapai 200 dk. Kawasaki akan bersaing dengan Yamaha R1, Honda Fireblade atau Suzuki GSX-R1000. Di ajang SBK, ZX-10R akan ditunggangi Tom Sykes dan Chris Vermeulen.

Penulis: AGK
Editor: bastian

Dibaca : 515
Font: A A A

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More